PANGANDARAN, SPC – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Jaya Perkasa atau yang akrab disapa Jembatan Sodongkopo di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (15/2/2026).

​Dalam kunjungan kerja tersebut, pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proyek infrastruktur yang sempat tertunda, sekaligus menata kawasan sekitar jembatan agar lebih tertib dan bernilai ekonomi.

​Sempat Terhenti di 2024

​Dedi menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Sodongkopo sejatinya telah dimulai pada tahun 2023 di masa kepemimpinan gubernur sebelumnya, Ridwan Kamil. Namun, proyek ini sempat mengalami kendala teknis dan anggaran.

​”Satu tahun stuck (terhenti), tidak ada pembangunan pada 2024,” ujar Dedi saat memberikan keterangan di lokasi, Minggu sore.

​Pemerintah Provinsi Jawa Barat kemudian kembali melanjutkan proyek ini pada tahun 2025 dengan skema percepatan. Dedi merinci, total investasi publik yang telah dikucurkan mencapai Rp 66 miliar pada tahap awal (2023) dan tambahan Rp 57 miliar pada tahun 2025.

Baca juga: [Link Berita Terkait: Progres Infrastruktur Jabar Selatan]

​Penataan PKL dan Fasilitas Parkir

​Satu hal yang menjadi sorotan KDM adalah potensi kesemrawutan di atas jembatan akibat parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL). Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemprov Jabar berencana membangun fasilitas penunjang di kedua sisi jembatan.

​”Ada kabar baru, jembatan ini nanti akan dilengkapi lampu hias. Kemudian, sebelum dan sesudah jembatan, kami akan menyiapkan area parkir masing-masing seluas 1 hektar,” kata Dedi.

​Lahan seluas total 2 hektar tersebut nantinya akan difungsikan sebagai:

  • Sentra Kuliner: Tempat khusus bagi pedagang makanan khas Pangandaran.
  • Rest Area: Area istirahat bagi wisatawan agar tidak berhenti di bahu jembatan.
  • Zona Estetika: Integrasi lampu ikonik untuk mendukung pariwisata malam hari.

​Dedi menekankan pentingnya pedagang lokal tetap terakomodasi tanpa mengganggu arus lalu lintas. “Sehingga nantinya (warga dan wisatawan) tidak nongkrong di atas jembatan,” imbuhnya.

​Touring Lintas Kabupaten

​Kunjungan ke Pangandaran ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan kerja Dedi Mulyadi menggunakan sepeda motor dari Subang menuju wilayah selatan Jawa Barat.

​Dalam agenda tersebut, Dedi tampak didampingi oleh sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Cianjur, Bupati Subang, Bupati Majalengka, dan Wali Kota Depok.

​Kehadiran rombongan ini disambut antusias oleh ratusan warga yang ingin melihat langsung progres jembatan yang diharapkan menjadi urat nadi baru pariwisata di Cijulang.

​Dedi berharap, model penataan infrastruktur yang berbasis pada pemberdayaan pedagang lokal ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jawa Barat