Knalpot merupakan salah satu komponen pada kendaraan bermotor, baik sepeda motor, mobil, truk maupun bus.
Namun seiring dengan maraknya teknologi kendaraan listrik, knalpot tidak lagi diperlukan. Sebab, kendaraan listrik dinilai tidak menghasilkan emisi yang biasa keluar dari knalpot.
Namun karena volume kendaraan listrik masih kecil, keberadaan knalpot masih sangat diperlukan.
Bahkan dalam keterangan tertulisnya, Yamaha seiring berjalannya waktu, komponen khususnya sepeda motor diproduksi dan dirancang dengan teknologi terbaik, termasuk knalpot.
Tak hanya itu, desain knalpot juga disesuaikan dengan tipe atau tipe sepeda motor, baik untuk tipe matic, sport, maupun bebek.
Material Bahan knalpot saat ini sangat beragam, mulai dari stainless steel, baja, kemudian ada titanium yang lebih premium.
Oleh karena itu, After Sales Manager Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumsel & Bengkulu), Muslian, meski terkesan sepele, knalpot juga perlu diperhatikan pengoperasiannya dan selalu mendapat perawatan.
“Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan sederet poin terkait hal tersebut, guna membantu konsumen untuk memperhatikan kondisi knalpot motornya,” kata Muslian dalam keterangannya.
Fungsi

Nah, OLXers perlu tahu bahwa knalpot bukanlah komponen seperti pemanis yang hanya mengeluarkan emisi.
Di sisi lain, fungsi silencer sangat beragam, yaitu:
1. Matikan suara
Ya, fungsi knalpot yang paling penting adalah meredam suara bising ruang bakar akibat proses pembakaran, setiap kali terjadi ledakan pada proses pembakaran.
Jika ledakan tidak diredam, maka akan menimbulkan kebisingan.
2. Kurangi tekanan gas buang
Pembakaran menghasilkan tekanan yang harus dihilangkan, semakin kecil hambatan pada muffler semakin baik aliran gas buang sehingga tenaga optimal karena tidak ada gas buang yang akan dibakar lagi.
3. Lepaskan panas
Dari hasil pembakaran tersebut pasti timbul panas dan panas di dalam mesin harus dikeluarkan atau dibuang. Knalpot juga berfungsi untuk melepaskan panas dari mesin.
4. Pengurangan tingkat emisi gas buang yang berbahaya
Biasanya knalpot dilengkapi dengan exhaust chamber atau chamber yang dilengkapi dengan catalytic converter, sehingga dapat menurunkan kadar emisi gas buang dan mengubahnya menjadi gas ekologis.
perawatan knalpot
Pemilik kendaraan jarang memperhatikan kondisi knalpot. Mereka beralasan, karena knalpot mudah panas, maka akan sulit untuk menyentuhnya.
Selain itu, posisi knalpot yang berada di bagian bawah kendaraan terkadang kotor bahkan muncul karat.
Padahal, knalpot juga butuh perawatan, agar fungsi komponen ini tetap bermanfaat.
Jadi, apakah Anda tahu cara merawat knalpot? Berikut ulasannya:
1. Lumasi lubang knalpot dan leher knalpot dengan oli secukupnya untuk mencegah kebocoran di area knalpot yang disebabkan oleh karat, yang berguna untuk meredam suara knalpot.
2. Bersihkan pipa knalpot. Oleskan oli ke leher knalpot dan jalankan mesin hingga oli panas dan terserap.
3. Periksa secara berkala kondisi knalpot apakah bocor atau tidak, pastikan juga baut knalpot tidak kendor.
4. Bersihkan knalpot yang terkena air hujan agar tidak terjadi karat, karena air hujan yang mengandung zat asam dapat membuat besi knalpot berkarat.
Nah itu yang OLXers lakukan dan cara mengatasi kebocoran tersebut. Menurut OLXers sendiri, apa saja fungsi dan cara merawat knalpot?
OLXers yang mencari mobil bekas berkualitas bisa menemukannya di OLX Autos.





