Sabtu, 18 Februari 2023, 12:20 WIB

Pelatih Fiji U-20 Rodolfo Antonio Zapata memilih wasit setelah timnya dihajar tim Indonesia U-20 dalam turnamen mini. (FOTO: MPI/Andika Rachmansyah)

JAKARTA – Pelatih Fiji U-20 Rodolfo Antonio Zapata memilih wasit setelah timnya dihajar tim Indonesia U-20 dalam turnamen mini. Zapata menilai wasit terlalu banyak memberikan kartu kuning pada pertandingan itu.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (17/02/2023), Fiji U20 ditaklukkan 0-4 oleh Tim U20 Indonesia. Empat gol tim asuhan Shin Tae-yong dicetak oleh Arkhan Fikri (35′), Kakang Rudianto (49′), Resa Aditya (60′) dan Hokky Caraka (86′).

Tidak hanya disembelih. Fiji U-20 juga mendapat tiga kartu merah dalam pertandingan itu. Bahkan salah satu kartu merah yang mereka terima tercipta dari perilaku tidak terpuji para pemainnya.

Kericuhan terjadi di penghujung pertandingan tim Indonesia U-20 melawan tim Fiji U-20, Jumat (17/2/2023) malam WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta ( Foto : Sportsstars.id /Basudiwa Supraja)
Kericuhan terjadi di penghujung pertandingan tim Indonesia U-20 melawan tim Fiji U-20, Jumat (17/2/2023) malam WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta ( Foto : Sportsstars.id /Basudiwa Supraja)

Pemainnya adalah Pawan Pratap Singh yang memukul Frengky Missa. Sampai-sampai staf pelatih dan wasit harus turun ke lapangan untuk mendinginkan cuaca.

Usai kejadian tersebut, Zapata yang merupakan pelatih Fiji U-20 tidak meminta maaf dalam konferensi pers tersebut. Ia hanya kecewa dengan hasil pertandingan dan akan langsung mengevaluasinya.

Baca juga:  realme Torehkan 20 Juta Pengiriman Smartphone di Indonesia

“Saya tidak senang dengan hasil ini. Saya mengerti perasaan para pemain saya. Kami akan menganalisis pertandingan ini”, kata Zapata dalam konferensi pers usai pertandingan, Jumat (17/2/2023).

Ikuti berita Sportsstars di berita Google