Indeks

Daniel Marthin Siap Buktikan Juara Dunia Junior Juga Bisa Bersinar di Level Senior

Minggu, 26 Februari 2023, 11:00 WIB

JAKARTA – Ganda Putra Indonesia Daniel Marthin bertekad mematahkan anggapan bahwa juara dunia junior tidak bisa bersinar di level senior. Kini, sedikit demi sedikit, Daniel dan rekannya Leo Rolly Carnando mulai mengikis pandangan bias tersebut.

Seperti diketahui, Leo/Daniel merupakan Juara Dunia Junior 2019. Gelar tersebut mereka raih setelah mengalahkan rival berat China, Di Zijian/Wang Chang di final dengan skor 21–19, 21–18.

Tentu gelar ini menjadi gelar yang sangat diidamkan para pemain bulutangkis dunia saat masih junior. Namun, anggapan yang menyimpang ini kerap menimpa para juara dunia junior karena saat masuk level senior, beberapa juara tersebut gagal bersinar.

Namun, pernyataan ini tidak mengganggu Daniel. Pemain berusia 21 tahun itu punya ambisi besar untuk membuktikan anggapan itu salah.

“Saat menjadi juara dunia junior, saya langsung ingin cepat beradaptasi dengan senior. Soalnya banyak yang bilang juara junior belum tentu bagus untuk senior. Tapi kami ingin membuktikannya,” kata Daniel kepada MNC Portal Indonesia.

“Apa salahnya kalau kita juara dunia junior dan senior? Apa bedanya?” lanjut lulusan PB Djarum itu.

Berbeda dengan juara dunia ganda junior lainnya, The Babbies -julukan Leo/Daniel- menjadi salah satu duet yang masih bertahan di level senior hingga saat ini. Ngomong-ngomong, tidak hanya selamat, Leo/Daniel mulai menunjukkan cahayanya.

Mereka juga berhasil merebut beberapa gelar bergengsi seperti medali emas SEA Games 2021, juara Singapura Open 2022, Indonesia Masters 2023, dan Thailand Masters 2023. Peringkat 10 dunia setelah membawa kembali gelar berturut-turut di Indonesia dan Thailand awal tahun ini.

“Mungkin banyak yang bilang juara junior percuma tapi juara senior tidak. Lebih baik juara junior dulu daripada tidak? Jadi tunjukkan saja kalau bisa mengalahkan keduanya”, kata Daniel.

“Pada akhirnya, itu hanya kata-kata, harus dibuktikan. Ya, tidak seperti itu, kan? Tidak ada yang tidak mungkin. Yang penting kita berusaha dan berdoa, pasti bisa”, tegasnya. .

Meski begitu, Daniel dan Leo membidik Gelar Juara Dunia Junior 2019. Ini adalah ambisi besar untuk tumbuh setelah pada turnamen bergengsi pertama di tingkat junior, tepatnya Kejuaraan Asia Junior 2018, mereka langsung menyambar tas mereka di babak pertama. bulat.

“Ya tahun 2019 targetnya juara dunia, soalnya gelar junior itu yang paling bergengsi”, tambah Daniel.

“Setelah gagal di 2018 (di Asian Junior Championships), saya putus asa karena kalah di babak pertama. Kemudian muncul motivasi untuk menunjukkan bahwa saya masih bisa melakukannya, sehingga saya harus berlatih lebih keras lagi, bahkan lebih cerdas lagi”, tutupnya.

Penerbit : Furqon Al Fauzi

Ikuti berita Sportsstars di berita Google

Exit mobile version