Berbagai Penyakit Dapat Menyerang Siapapun, Salah Satunya Hepatitis. Yuk Kenali Hepatitis Sejak Dini
Tahukah Anda bahwa hepatitis adalah penyakit yang harus kita waspadai sejak dini? Hepatitis merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia.
Diperkirakan bahwa di seluruh dunia lebih dari tiga ratus juta orang hidup dengan hepatitis dan, sebagian besar, pengujian dan pengobatan tetap tidak terjangkau.
Di Indonesia, hepatitis saat ini menjadi masalah kesehatan yang banyak diperbincangkan.
Hal ini disebabkan munculnya penyakit hepatitis akut yang tiba-tiba menyerang anak-anak di Indonesia.
Untuk kasus terbaru di Indonesia, ada kasus hepatitis yang menyerang anak-anak di Denpasar, Bali.
Penyebab hepatitis saat ini tidak diketahui. Selain menyerang anak-anak, hepatitis juga bisa menyerang remaja dan dewasa.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tentang hepatitis, agar kita sadar untuk menjaga kesehatan kita dengan lebih baik.
Apa itu Hepatitis?
Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, Hepatitis adalah peradangan pada hati yang disebabkan oleh berbagai virus menular dan tidak menular yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, beberapa di antaranya dapat mengakibatkan kematian.
Ada lima jenis utama virus hepatitis, yaitu tipe A, B, C, D dan E.
Dari kelima jenis virus hepatitis tersebut, masing-masing virus memiliki cara penularan yang berbeda, tingkat keparahan penyakit, gejala yang ditimbulkan dan cara pencegahannya.
Di seluruh dunia, hepatitis B dan C adalah virus hepatitis yang menyebabkan penyakit kronis pada ratusan juta orang dan juga merupakan penyebab paling umum sirosis hati, kanker hati, dan kematian terkait hepatitis.
Beberapa jenis hepatitis dapat dicegah dengan vaksinasi.
Sebuah studi WHO menemukan bahwa sekitar lima juta kematian dini dapat dicegah di negara berpenghasilan rendah dan menengah pada tahun 2030 melalui vaksinasi, tes diagnostik, obat-obatan, dan kampanye hepatitis.
Apa saja gejala hepatitis?
Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, banyak dari penderita hepatitis dengan virus tipe A, B, C, D, atau E hanya memiliki sedikit gejala ringan, bahkan ada yang tanpa gejala.
Namun, setiap bentuk virus memiliki gejala yang berbeda dan bahkan dapat menyebabkan gejala yang lebih parah.
Gejala pada pasien dengan virus hepatitis A, B, dan C dapat berupa demam, malaise, penurunan nafsu makan, mual dan muntah, diare, urin berwarna lebih gelap, dan penyakit kuning pada tubuh.
Pada beberapa kasus, jenis hepatitis A, B, dan C juga dapat menyebabkan infeksi hati kronis, yang dapat berkembang menjadi gejala yang lebih serius, seperti sirosis hati dan kanker hati, serta dapat berujung pada kematian.
Gejala hepatitis D (HDV) biasanya dapat ditemukan pada orang yang pernah atau sedang terinfeksi jenis virus hepatitis B, namun infeksi yang terjadi akibat virus hepatitis B dan D dapat menyebabkan infeksi atau gejala dan gangguan kesehatan yang lebih parah, termasuk sirosis. hati yang akan lebih cepat.
Namun, perkembangan HDV atau hepatitis tipe D kronis jarang terjadi.
Gejala hepatitis E (HEV) biasanya dapat berupa kehilangan nafsu makan, demam, mual dan muntah, yang gejalanya berlangsung selama berhari-hari.
Namun, beberapa pembawa hepatitis E mungkin juga mengalami gejala seperti sakit perut, kulit gatal, ruam, dan nyeri sendi.
Beberapa orang juga memiliki gejala penyakit kuning, urin yang lebih gelap dan feses yang pucat, hati yang sedikit membesar dan lunak, atau terkadang gagal hati akut.
Bagaimana Mencegah Hepatitis?
Cara mencegah hepatitis bisa kita lakukan sejak kecil atau di usia muda.
Hal ini dilakukan untuk membiasakan diri menjaga pola hidup sehat dan mencegah terjadinya penyakit hepatitis.
Menurut Rokom (2022), berikut adalah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis:
1. Selalu menjaga kebersihan tubuh
2. Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan antiseptik atau bisa juga menggunakan hand sanitizer
3. Pastikan makanan yang akan kita makan sudah matang
4. Batasi penggunaan alat makan dengan orang lain
5. Batasi kontak anak dengan orang sakit di sekitarnya
6. Vaksinasi hepatitis
7. Tetap terapkan protokol kesehatan
Oleh karena itu, mengetahui tentang penyakit hepatitis sejak dini akan membuat kita lebih menjaga kesehatan kita, agar tidak menderita penyakit hepatitis.
Pencegahan penyakit hepatitis yang kita lakukan sejak dini akan melindungi kita dari penyakit hepatitis dan tentunya pencegahan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.
Terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.
Referensi:
Rokom. (2022). Hepatitis Akut Menular Melalui Saluran Pencernaan Dan Pernapasan, Simak Cara Mencegahnya. Tersedia dari: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20220505/1239785/hepatitis-akut-menular-lalu-saluran-cerna-dan-saluran-pernafasan-begini-cara-menuntungnya/ (Diakses di : 27 Mei 2022).
Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan
SIAPA. Hepatitis. Tersedia di: https://www.who.int/health-topics/hepatitis#tab=tab_1 (Diakses: 28 Mei 2022).
Julia, Dwi. (2019). Virus Hepatitis B dari Penampilan Laboratorium. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4), hlm. 247-254. Tersedia dari: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/1108/994 (Diakses: 27 Mei 2022).
