Sehat  

Waspada! Virus Marburg Meluas, Ini Saran Dari WHO

Virus baru bernama Marburg baru-baru ini menjadi perhatian baru untuk kemungkinan virus pandemi oleh WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia.

Penyebaran virus Marburg ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita melalui cairan tubuh yang terinfeksi.

WHO telah mendesak otoritas kesehatan di Afrika untuk meningkatkan pemantauan dan perawatan klinis dalam upaya menghentikan penyebaran virus.

Masih belum ada vaksin untuk Marburg

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan WHO memimpin uji coba vaksin dalam konteks keadaan darurat.

Dalam hal ini belum ada vaksin atau antivirus yang telah disetujui untuk pengobatan penyakit, dari virus ini perlu difokuskan pada perawatan klinis dan rehidrasi pasien.

Namun, Abdirahman, selaku direktur pelaksana departemen kesiapsiagaan dan koordinasi tanggapan WHO, memuji tanggapan negara-negara yang menghadapi wabah tersebut.

WHO mengungkapkan potensi risiko Marburg sangat tinggi

WHO mengimbau negara-negara yang berdekatan dengan wilayah terjangkit virus tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan guna menekan penyebaran virus Marburg.

WHO menilai risiko wabah virus Marburg sangat tinggi, bahkan jika dilihat dari tingkat global, kasus ini masih terbilang kecil.

Baca juga:  NIKMATI FILM DAN SERIAL DI BULAN APRIL INI DI HBO GO, HBO, WARNER TV, CARTOON NETWORK DAN BOOMERANG

Kasus baru virus Marburg diumumkan Kamis ini (23/3/2023), dengan total sembilan kasus terkonfirmasi dan 20 orang diduga terinfeksi.

Wabah ini telah diumumkan sejak Februari lalu dengan tingkat kematian dilaporkan 20 orang, wabah penyakit ini mirip dengan Ebola.

WHO juga mengungkapkan bahwa dua dari delapan kasus baru berasal dari provinsi Kie-Ntem, di negara Afrika Tengah, empat dari provinsi Litoral, dan dua dari provinsi Centro-Sul.

Meski kasus virus Marburg berada di daerah terpencil, WHO tetap memperingatkan bahwa risiko penyebaran virus ini masih sangat tinggi.

WHO memulai pencegahan wabah Marburg

Saat ini, tindakan pencegahan telah diterapkan oleh otoritas kesehatan di seluruh wilayah.

WHO terus memantau situasi ini dan mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan dengan meningkatkan kebersihan.

Kita juga disarankan untuk menghindari kontak dengan hewan liar dan menghindari kontak dengan cairan tubuh dari pasien yang terinfeksi.

Dengan kerja sama yang baik dan langkah preventif, diharapkan wabah virus Marburg dapat segera diatasi.


Nantikan artikel Gangguan lainnya untuk informasi terkait dunia lainnya dan banyak lagi! Anda juga bisa mendapatkan informasi penting lainnya dari Facebook Digstraction resmi

Baca juga:  Petisi ini sangat lucu pasti hanya sebuah lelucon... bukan?