Jumat, 3 Maret 2023, 21:15 WIB

Barcelona mengalahkan Sevilla dengan kemenangan telak dan menjauh dari kejaran Real Madrid di klasemen sementara Liga Spanyol 2022-2023 (Foto: Reuters/Albert Gea)

LONDON – Presiden Liga Spanyol Javier Tebas melarang Barcelona membeli pemain di bursa transfer musim panas. Sebab, menurutnya, Barcelona terancam melanggar Financial Fair Play (FFP).

Seperti diketahui, Barcelona banyak mengeluarkan biaya untuk pemain pada bursa transfer musim panas 2022. Blaugrana mendatangkan beberapa nama besar, yakni Robert Lewandowski, Raphinha, dan Jules Koundé.

Belum lagi gaji Barcelona juga meningkat dengan kedatangan Andreas Christensen, Franck Kessie, dan Hector Bellerin. Dengan itu, kesehatan keuangan Barcelona dipertanyakan.

Barcelona benar-benar melakukan upaya untuk bisa mendaftarkan pemainnya, mulai dari penjualan berbagai aset seperti hak siar, hak cipta konten, pengaktifan tuas ekonomi dan lain sebagainya. Namun, Barcelona tetap tidak bisa lepas dari ancaman pelanggaran FFP, bahkan akan menumpuk utang sebesar 1 miliar Pounds atau Rp. 18 triliun.

Untuk itu, Tebas melarang Barcelona membeli pemain pada bursa transfer musim panas mendatang. Jika dibiarkan, akan berdampak negatif pada reputasi Liga Spanyol yang terkenal ketat menerapkan aturan keuangan klub peserta.

Baca juga:  Tanggal rilis Fortnite Bab 4 musim 2: Kapan Fortnite Mega ditayangkan?

“Sampai hari ini, Barcelona tidak memiliki ruang dalam anggaran mereka untuk dibelanjakan di jendela transfer berikutnya,” kata Tebas saat Digital Times Football Business Summit di London, dilansir Daily Mail, Jumat (3/3/2023).

Ikuti berita Sportsstars di berita Google