PANGANDARAN, SPC – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran resmi mengumumkan penyesuaian tarif retribusi masuk ke berbagai objek wisata unggulan di wilayah tersebut. Pengumuman yang dirilis pada Maret 2026 ini bertujuan untuk memperjelas besaran kontribusi wisatawan demi pemeliharaan sarana dan kelestarian alam.

​Pihak Bapenda menekankan pentingnya bagi wisatawan untuk membayar melalui loket resmi. Hal ini dimaksudkan agar dana yang masuk dapat terdata secara transparan sebagai pendapatan asli daerah yang akan dikembalikan dalam bentuk perbaikan fasilitas umum di kawasan pesisir.

​Rincian Tarif Masuk Destinasi Wisata

​Berdasarkan data terbaru dari Bapenda Pangandaran, terdapat klasifikasi harga yang berbeda-beda tergantung pada lokasi objek wisata yang dikunjungi. Berikut adalah rincian lengkapnya:

  • Pantai Pangandaran dan Pantai Batu Hiu: Wisatawan dikenakan tarif masuk sebesar Rp20.000 per orang. Kedua lokasi ini tetap menjadi primadona utama dengan fasilitas pendukung paling masif.
  • Pantai Batu Karas dan Pantai Madasari: Untuk menikmati keindahan ombak di dua pantai ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp15.000 per orang.
  • Green Canyon: Destinasi wisata air yang mendunia ini menetapkan tarif retribusi masuk sebesar Rp10.000 per orang. Perlu dicatat, tarif ini merupakan biaya masuk kawasan dan belum termasuk biaya aktivitas tambahan seperti sewa perahu.
  • Pantai Karapyak: Menjadi destinasi dengan tarif paling terjangkau, pengunjung hanya perlu membayar Rp6.000 per orang untuk menikmati pemandangan di pantai ini.

​Kontribusi Wisatawan untuk Alam

​Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengajak para “Sobat Wisata” untuk kooperatif dalam melakukan pembayaran di pintu masuk resmi. “Pastikan kamu membeli tiket resmi di pintu masuk sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keindahan alam kita,” tulis Bapenda dalam keterangan resminya.

​Langkah ini juga diambil untuk menekan potensi pungutan liar yang kerap dikeluhkan wisatawan pada masa libur panjang. Dengan adanya transparansi harga ini, diharapkan wisatawan dapat merencanakan anggaran liburan mereka dengan lebih baik saat berkunjung ke Kabupaten Pangandaran.