Kepala Divisi Teknik Red Bull Racing, Adrian Newey, mengaku tergoda hengkang ke Scuderia Ferrari (Foto: F1)

MILTON KEYNES – Adrian Newey terang-terangan mengaku sudah beberapa kali digoda oleh Scuderia Ferrari. Namun, Kepala Divisi Teknik Red Bull Racing itu selalu menolak tawaran menggiurkan yang datang Kuda Jingkrak.

Nama Newey sama terkenalnya di F1 karena dia adalah seorang desainer mobil. Ia bahkan mendapat julukan Wind Controller karena ia bisa memanipulasi bentuk mobil dengan memanfaatkan aspek aerodinamis.

Hebatnya, Newey merancang mobil tersebut, lengkap dengan rekayasa aliran angin, tanpa bantuan teknologi. Pria berkebangsaan Inggris itu masih menggambar sketsa desain mobil Red Bull RB19 yang akan digunakan di F1 2023 hanya dengan tangannya.

Wajar jika banyak tim yang ingin mencurinya dari Red Bull Racing. Namun, Newey selalu bertahan dengan tim yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris itu. Ia mengaku menolak tawaran dari Ferrari karena memikirkan keluarganya.

“Saya telah melakukan beberapa diskusi dengan Ferrari di masa lalu. Saya sangat tergoda karena mereka adalah merek legendaris. Godaan terbesar datang sekitar tahun 1993 dan 1997 ketika saya beralih dari Williams ke McLaren,” kata Newey dikutip dari kekuranganSabtu (6/10/2023).

“Itu adalah pilihan yang sulit. Saat itu, anak-anak saya masih sangat kecil dan saya tidak tahu apakah mereka akan bertahan jika bersekolah di Italia. Jika saya pindah ke tim yang berbasis di Italia, saya harus pindah ke sana bersama keluarga saya,” tambah pria 64 tahun itu.