Kisah Percintaan dan Perpisahan dari Lutesha dan Daffa Wardhana
Kisah cinta dan perpisahan Lutesha dan Daffa Wardhana
Kisah cinta banyak diminati di bulan Februari, sehingga Cinema Online juga menayangkan pemutaran perdana film Kisah Cinta dan Perpisahan Lutesha dan Daffa Wardhana yang berjudul “Panduan Menyusun Perpisahan”.

Sebagai konten original terbaru Bioskop Online, film Panduan Menyambut Perpisahan akan tayang perdana pada Jumat, 24 Februari 2023.

Daya tarik film Panduan Persiapan Perpisahan
1. Cerita diadaptasi dari buku laris terbitan Mojok yang juga karya Arman Dhani berjudul “Eminus Dolere”.
2. Filem itu sendiri berbicara tentang penggalan-penggalan kenangan dalam tiga tahapan, yaitu: pertemuan, kebersamaan dan perpisahan.

Penonton akan diajak untuk mengikuti kisah cinta antara Bara yang diperankan oleh Daffa Wardhana dan Demi yang diperankan oleh Lutesha.
Film ini bercerita tentang hubungan yang dimulai dari perkenalan Bara dan Demi, yang dilanjutkan dengan hubungan mereka, hingga keduanya memutuskan untuk berpisah.
“Lucunya, Demi dan Bara berlawanan di sini. Hal tersebut membuat hubungan keduanya tidak berjalan dengan baik, hingga keduanya memutuskan untuk berpisah. Sementara banyak kisah cinta memiliki bumbu yang manis, kisah Demi dan Bara sebenarnya penuh dengan kisah manis,” kata Lutesha sebagai pemeran utama wanita dalam film ini.
Sementara itu, Daffa Wardhana yang berperan sebagai Bara juga menambahkan hal menarik lainnya yang membuat film ini menjadi salah satu film yang sayang untuk dilewatkan.
“Sementara banyak wanita menunggu klarifikasi dari pria mereka, inilah sosok Bara yang Demi tidak memberikan klarifikasi apapun. Bolak-balik dengan hubungan mereka, yang pasti akan berakhir dengan perpisahan. Tapi apakah perpisahan adalah jalan terbaik? Sayangnya, nasib Bara dan Demi bisa dibilang cukup rumit, bahkan setelah mereka putus, mereka akan menghadapi keadaan yang semakin rumit,” lanjut Daffa Wardhana.

Dengan cerita yang disajikan, film ini membawa pesan yang tidak biasa pada film-film bergenre romance. “Karakter laki-laki sudah jatuh cinta, tapi perempuan menginginkan kebebasan.
Demi masih ingin menikmati petualangan masa mudanya. Hubungan yang kontradiktif antara kedua karakter tersebut menjadi daya tarik bagi penonton dan patut untuk ditunggu”, ujar Adiyanto Dewo selaku sutradara.



