Puluhan Lansia di Pangandaran Jalani Vaksinasi
SEPUTARPANGANDARAN.COM – Puluhan lansia menjalani vaksinasi, yang dilaksanakan di sekitar Kantor UPTD Puskesmas Pangandaran, Dusun Bojongkarekes RT.001 RW.015, Desa Babakan, Kecamatan/Kabupatan Pangandaran, Senin (7/6/2021).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengamanan yang dipimpin Plt. Kapolsek Pangandaran Iptu Umun dan melibatkan sejumlah anggota Polsek Pangandaran. Pengamanan ini juga bersinergi dengan anggota Koramil Pangandaran dan Satpol PP serta Linmas.
Plt. Kapolsek Pangandaran Iptu Umun mengatakan, pengamanan ini dilakukan dalam rangka mencegah timbulnya gangguan kamtibmas. Sehingga dapat memberikan kenyamanan para Lansia dan tenaga medis serta warga disekitar.
“Sampai berakhirnya pelaksanaan vaksinasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat aman, damai, dan lancar serta kondusif,” kata Umun.
Selain pengamanan, kata Umun, personel juga melaksanakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Yakni berupa mengajak warga untuk menjaga dan menghimbau agar tidak berkerumun dan selalu menggunakan masker.
“Kami mengajak semua tenaga kesehatan dan para Lansia untuk menjadi agen kampanye protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan. Kedisiplinan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Selama pelaksanaan vaksinasi, baik peserta maupun pihak penyelenggara hingga pengamanan tetap selalu mempedomani protokol kesehatan. Seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak sosial hingga menghindari kerumunan.
Tercatat, ada 60 lansia di wilayah kerja Puskesmas Pangandaran yang melaksanakan vaksin Covid-19. Namun hanya 37 orang Lansia yang melakukan vaksinasi sedangkan 23 orang lainny tidak hadir.
Ketua Kelompok Kerja Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi mengatakan hingga akhir Mei realisasi vaksin di Pangandaran sebanyak 40.522 dosis.
“Segmen pertama yaitu untuk tenaga kesehatan, segmen ke dua pelayanan publik dan segmen ke tiga adalah lansia,” kata Yadi, Senin (7/6/2021).
Untuk tenaga kesehatan total sasaran sebanyak 1.755 orang, pelayanan publik sebanyak 15.516 orang dan Lansia sebanyak 60.666 orang. “Secara teknis vaksinasi terselenggara dengan baik dan tidak pernah terjadi kasus pasca vaksinasi,” ucapnya.
Yadi menjelaskan, untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pangandaran mendapat kuota sebanyak 55.200 dosis.
“Dari 55.200 dosis vaksin terealisasi di dosis pertama sebanyak 23.793 dosis dan dosis kedua terealisasi sebanyak 16.729 dosis, sehingga yang terpakai berjumlah 40.522 dosis,” ujarnya.
Sampai saat ini Pemkab Pangandaran memiliki 14.678 dosis vaksin yang akan digunakan. “Kendala dalam pelaksanaan vaksinasi tentu terjadi, namun semuanya bisa tertangani,” tuturnya.
Yadi memaparkan perlu adanya sosialisasi secara masif kepada masyarakat soal pentingnya dilakukan vaksinasi.
“Masih banyak masyarakat yang termakan hoaks soal vaksinasi, sehingga mereka ragu untuk menjalani vaksinasi,” kata Yadi.***



