Malam Takbir di Pangandaran: Polisi Siapkan Barikade Keamanan dari Teror hingga Balap Liar
PANGANDARAN, SPC – Denyut nadi pengamanan di pesisir selatan Jawa Barat mulai meningkat menjelang pergantian 1 Syawal 1447 Hijriah. Sore tadi, Jumat, 20 Maret 2026, halaman Masjid Besar Al-Istiqomah di Desa Pananjung berubah menjadi barisan seragam gabungan dalam Apel Persiapan Pengamanan Malam Takbir.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, memimpin langsung apel yang mempertemukan berbagai unsur kekuatan: mulai dari TNI Kodim 0625, Korps Brimob Polda Jabar, Dit Polairud, hingga Satpol PP dan Basarnas. Hajatan besar ini bertujuan satu: memastikan malam kemenangan tidak dinodai insiden keamanan.
Menekan Gesekan, Mengedepankan Persuasi
Dalam instruksinya, Ikrar menekankan pendekatan yang berbeda. Alih-alih represif, ia meminta personelnya bergerak secara humanis. Polisi mengimbau warga agar melaksanakan takbiran di masjid masing-masing, sebuah langkah preventif untuk meminimalisir kerumunan besar di jalanan yang kerap memicu gesekan antarkelompok.
”Laksanakan tugas sesuai plotting dengan mengutamakan keselamatan. Pastikan setiap personel bergerak dengan sistem buddy system dan tetap waspada,” tegas Ikrar di hadapan ratusan personel.
Peta Kerawanan: Dari Perang Sarung hingga Rumah Kosong
Polres Pangandaran telah memetakan “titik merah” yang akan disisir melalui patroli rutin setiap satu jam sekali. Fokus pengamanan kali ini mencakup spektrum yang luas:
- Objek Vital: Perbankan, terminal, dan alun-alun.
- Rumah Kosong: Pengawasan ekstra pada pemukiman yang ditinggal pemudik.
- Penyakit Masyarakat: Antisipasi balap liar, fenomena perang sarung, pesta minuman keras, hingga penggunaan petasan yang membahayakan.
- Ancaman Teror: Penjagaan ketat di tempat-tempat ibadah utama.
Siaga Cuaca Ekstrem
Tak hanya urusan kriminalitas, faktor alam juga masuk dalam radar kewaspadaan. Mengingat cuaca yang kerap tak menentu di pesisir, Kapolres mengingatkan jajarannya untuk siaga terhadap potensi bencana alam seperti angin kencang hingga gempa bumi.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan maupun kondisi arus lalu lintas diimbau memanfaatkan layanan hotline resmi Polri yang bersiaga selama 24 jam.
”Kami ingin memastikan masyarakat Pangandaran dapat merayakan Malam Takbir dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” pungkas Ikrar sebelum membubarkan barisan tepat pukul 16.30 WIB.
Apel ini menandai dimulainya operasi pengamanan menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polres Pangandaran. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas sektoral, diharapkan malam takbir di wilayah wisata ini tetap kondusif tanpa gangguan kamtibmas berarti.



