PANGANDARAN, SPC — Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, melakukan kunjungan kerja mendadak ke kantor operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pangandaran. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pengelolaan serta distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tanpa kendala.

​Dalam kunjungannya, Citra menegaskan bahwa akses terhadap air bersih bukan sekadar urusan teknis, melainkan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab besar dalam mengelola sumber daya vital tersebut.

​“Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar distribusinya merata dan kualitasnya benar-benar terjamin,” ujar Citra saat memantau langsung fasilitas operasional PDAM, beberapa waktu lalu.

​Dorong Respons Cepat Terhadap Keluhan

​Tak hanya meninjau mesin dan infrastruktur, Citra juga menyoroti aspek pelayanan pelanggan. Ia mendorong jajaran direksi dan staf PDAM untuk lebih progresif dalam merespons keluhan warga. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pemerintah sangat bergantung pada seberapa cepat masalah di lapangan tertangani.

​Ia merinci tiga poin utama yang harus ditingkatkan oleh PDAM Pangandaran:

  1. Kualitas Air: Memastikan air yang sampai ke rumah warga layak konsumsi dan memenuhi standar kesehatan.
  2. Kecepatan Respons: Menangani kebocoran pipa atau gangguan distribusi secara real-time.
  3. Modernisasi Infrastruktur: Melakukan perbaikan berkala pada sarana pendukung guna menjawab kebutuhan populasi yang terus bertumbuh.

​Evaluasi Pelayanan Dasar

​Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi dan pengawasan ketat pemerintah daerah terhadap layanan publik di Kabupaten Pangandaran. Citra berharap, dengan pengawasan langsung, sistem operasional PDAM dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

​”Peningkatan pelayanan adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memantau agar sistem operasional ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tambah Citra.

​Langkah ini diharapkan menjadi momentum bagi PDAM Pangandaran untuk berbenah dan memastikan krisis air bersih tidak menjadi beban bagi warga di masa mendatang. Dengan pengelolaan yang sehat, distribusi air diharapkan mampu menjangkau pelosok desa di seluruh penjuru Pangandaran secara berkelanjutan.