Satu Tahun Menjabat, Bupati Citra Pitriyami Genjot Infrastruktur Hijau di Pangandaran
PANGANDARAN, SPC — Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami terus membenahi infrastruktur vital di wilayahnya. Salah satu fokus utama yang kini menjadi prioritas adalah percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan wisata Pantai Pangandaran.
Langkah ini diambil untuk memperkuat wajah pariwisata Pangandaran yang bersih dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan limbah di daerah pesisir yang kian meningkat. Bupati Citra menjelaskan bahwa proyek ini merupakan pilot project yang akan menjadi standar bagi titik-titik lainnya di Pangandaran.
Solusi Pencemaran dan Banjir
Dalam tinjauan langsung ke lokasi proyek, Bupati Citra menyoroti urgensi fasilitas ini dalam menangani limbah dari sektor perhotelan dan rumah tangga yang selama ini masih banyak dibuang langsung ke laut.
”Barusan saya mengecek IPAL, ini yang menjadi permasalahan. Masih ada limbah hotel dan mungkin rumah penduduk yang dibuang ke laut. Mudah-mudahan sebelum lebaran ini bisa selesai,” ujar Bupati Citra.
Selain masalah limbah, Bupati juga memantau titik-titik rawan banjir, seperti di Perempatan Ajo dan Kampung Turis. Pihaknya telah melakukan pembongkaran saluran di beberapa area untuk memperlancar aliran air dan menekan genangan saat curah hujan tinggi.
Menjaga Standar Baku Mutu Air
Bupati menekankan bahwa terdapat sekitar empat hingga lima titik krusial yang saat ini menjadi fokus penanganan limbah dan banjir di Pangandaran. Jika pilot project IPAL ini terbukti berfungsi dengan baik, sistem serupa akan segera diimplementasikan di titik-titik lainnya.
Terdapat tiga aspek krusial yang disasar dalam program ini:
- Keamanan Wisatawan: Memastikan air laut tetap higienis dan aman bagi para pelancong yang melakukan aktivitas olahraga air.
- Keberlanjutan Lingkungan: Menekan risiko kerusakan biota laut akibat polutan organik yang tidak terolah.
- Mitigasi Banjir: Melalui penataan saluran pembuangan yang lebih terintegrasi untuk mencegah genangan di area publik.
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Citra menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat agar proyek infrastruktur ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
”Ini untuk contoh, sampel bahwa ini bisa berfungsi dengan baik atau tidak. Kalau ini bisa berjalan dengan baik, nanti yang lain bisa dikerjakan seperti ini juga,” pungkasnya.



