Jakarta – Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menargetkan untuk menembus babak semifinal pada turnamen BWF Super 500 Arctic Open 2023 yang dimaksud dimaksud berlangsung pada 10-15 Oktober dalam Vantaa, Finlandia.

Pasangan berjuluk The Daddies itu begitu optimistis dengan target tersebut, melihat dari undian turnamen yang dimaksud tidaklah terlalu banyak diikuti oleh pasangan-pasangan papan atas.

"Absennya pasangan-pasangan top menimbulkan saya maunya dapat jadi masuk ke semifinal dulu di tempat area turnamen ini. Untuk mampu memperbaiki peringkat juga semoga bisa saja cuma kembali ke Top 8," ungkap Hendra melalui pesan resmi PP PBSI di dalam area Jakarta, Rabu.

Ganda putra yang mana sekarang ini mendiami peringkat 10 dunia itu baru belaka melalui ujian pertama pada turnamen tersebut, dengan mengalahkan pasangan jika Denmark yaitu Andreas Sondergaard/Jesper Toft.

The Daddies memetik kemenangan singkat atas pasangan peringkat ke-57 dunia itu yaitu dengan durasi 29 menit, serta juga skor akhir 21-15, 21-19.

Menghadapi lawan yang dimaksud mana lebih tinggi tinggi muda, The Daddies tambahan banyak bertumpu pada faktor strategi kemudian pengalaman bertanding. Mereka menyadari bahwa faktor tenaga bukan lagi pilihan terbaik untuk merebut kemenangan.

"Di pertandingan pertama tadi kami coba untuk menerapkan untuk tidaklah banyak mengangka bola. Pasangan Denmark memiliki smes yang dimaksud keras. Itu yang dimaksud digunakan kami coba antisipasi lalu juga waspadai," tutur Hendra.

Pada pertandingan yang Hendra/Ahsan juga masih sedikit terkendala dengan kondisi teknis, terutama pada shuttlecock yang digunakan digunakan dinilai cukup kencang.

Padahal merekan itu tidaklah sempat berlatih menggunakan shuttlecock serupa saat pada area Jakarta, sehingga dia itu harus beradaptasi dengan situasi pertandingan hari ini.

"Hari ini masih adaptasi dengan lapangan terutama dengan kondisi shuttlecock-nya. Kami tak sempat coba shuttlecock pertandingan di tempat area latihan saat di area dalam Jakarta. Baru kemarin saat latihan di tempat area di area di lokasi ini baru coba kemudian shuttlecock-nya lumayan kencang. Kalau untuk lapangan bukan ada kendala," kata pebulu tangkis selama Pemalang, Jawa Tengah itu.

Sumber: Antara