8 Tahun Menahan Sakit, Pasien Orthopaedi RSUD Pandega Pangandaran Kini Bisa Tidur Nyenyak
PANGANDARAN – Rasa syukur tak henti-hentinya diucapkan oleh Yuyun Yuningsih, seorang pasien Klinik Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran. Selama delapan tahun terakhir, Yuyun harus bergelut dengan rasa nyeri hebat di bagian lututnya akibat pengapuran sendi. Jangankan untuk beraktivitas normal, untuk duduk jongkok dan menunaikan ibadah salat pun ia mengaku kesulitan.
”Setiap hari, setiap malam itu lutut rasanya nyeri sekali. Sakit, sampai-sampai tidak bisa jongkok. Kalau salat pun terpaksa harus sambil duduk,” ujar Yuyun saat menceritakan kondisinya sebelum menjalani tindakan medis.
Namun, penderitaan panjang itu kini tinggal kenangan. Setelah membulatkan tekad untuk melakukan konsultasi dan menjalani operasi di Klinik Orthopaedi RSUD Pandega Pangandaran, kondisi kesehatan Yuyun berangsur membaik secara signifikan.
Suami Yuyun, yang setia mendampingi selama proses pengobatan, mengungkapkan perubahan besar yang dirasakan istrinya pasca-operasi. “Alhamdulillah, setelah dioperasi tidurnya sekarang bisa nyenyak, nyerinya sudah hilang. Padahal sudah delapan tahun menahan sakit lutut,” tuturnya dengan wajah lega.
Selain kesembuhan sang istri, hal lain yang membuat pasangan suami istri ini sangat bersyukur adalah seluruh biaya tindakan medis—termasuk operasi besar tersebut—ditanggung sepenuhnya oleh program BPJS Kesehatan. Mereka menegaskan tidak mengeluarkan biaya sepeser pun selama menjalani perawatan di rumah sakit pelat merah tersebut.
”Kata dokter ini gratis, dikasih pemerintah lewat BPJS. Sama sekali tidak ada biaya apa-apa,” tambah Yuyun.
Pihak keluarga juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim medis RSUD Pandega, khususnya dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.O.T, dokter spesialis orthopaedi yang menangani operasi tersebut. Mereka menilai pelayanan yang diberikan sangat profesional, ramah, dan memuaskan.
Berkaca dari pengalaman tersebut, suami Yuyun mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya warga Pangandaran yang mengalami keluhan serupa, agar tidak perlu takut atau ragu untuk berobat ke rumah sakit.
”Pokoknya jangan takut, jangan khawatir. Bagi yang merasakan sakit lutut, lebih baik secepatnya dibawa operasi daripada ditunda-tunda dan terus merasakan sakit. Istri saya ini bisa jadi contoh nyata, sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik,” pungkasnya.
Klinik Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Pandega Pangandaran sendiri membuka layanan konsultasi bersama dr. Rosyad Nur Khadafi, Sp.O.T setiap hari Senin hingga Jumat, guna melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan medis terkait tulang, sendi, dan ligamen.



