Tabrakan Maut di Pangandaran, Pemotor Bawa Jerigen Bensin Tewas Terbakar

  • Whatsapp

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Kecelakaan maut antara motor dengan mobil terjadi di jalan raya Banjar – Pangandaran, Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jumat (25/12/2020).

Tragisnya, sesaat setelah tabrakan korban dan motornya langsung terbakar dan menyebabkan korban meninggal di tempat kejadian.

Bacaan Lainnya

Kebakaran terjadi akibat jerigen berisi bensin yang dibawa korban tersulut percikan api.

Korban diketahui bernama Cucu Wiradisastra (47) warga Padaherang Pangandaran. Sebelum kejadian penjual bensin eceran itu baru saja membeli puluhan liter bensin dari SPBU.

“Pas sampai di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil minibus yang terlihat oleng, ” kata Wahyudin, salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Mobil jenis Nissan Evalia D 1168 GM itu dikemudikan oleh Ashari Panji warga Bandung. “Mobil bermuatan tiga orang melaju kencang ke arah Pangandaran, saat oleng, dari arah berlawanan datang sepeda motor honda Supra hingga terjadi tabrakan pun tak bisa dihindari,” ujarnya.

Motor yang tertabrak langsung terpental cukup jauh, sementara mobil terus melaju hingga akhirnya terhenti setelah menabrak pohon.

“Mobil bisa berhenti setelah nabrak pohon Mahoni, sedangkan motor yang membawa jerigen berisi bensin itu langsung terbakar. Pengendara sepeda motor pun ikut terbakar dan langsung meninggal dunia,” tambahnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memadamkan api yang membakar korban bersama motornya dengan alat seadanya.

“Kami bersama warga lainnya berusaha padamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar karena korban membawa jerigen berisikan puluhan liter bensin. Sedangkan sopir minibus mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Sindangwangi,” terangnya.

Setelah api berhasil dipadamkan jenazah Cucu langsung dievakuasi oleh petugas medis dan polisi. Kasus kecelakaan lalu lintas itu ditangani Unit Lakalantas Polres Ciamis.

sumber : Korlantas Polri

Pos terkait