Gadget  

Review Huawei FreeBuds 5: Hi-Fi TWS dengan Desain Unik!

Huawei seringkali membuat produk yang menarik dan berkualitas dengan value for money yang baik. Selaku penikmat produk besutan raksasa teknologi asal Shenzen, China ini, saya sangat menantikan hadirnya Huawei FreeBuds 5 di Indonesia.

Perangkat ini membawa desain yang unik dan cukup jarang ditemukan di TWS lainnya – padahal banyak yang mendambakan TWS seperti ini. Model earbuds (bukan in-ear alias masuk ke dalam kuping) yang dilengkapi dengan Active Noise Cancellation berkualitas! Bentuk tersebut menjadi alasan mengapa saya menantikan Huawei FreeBuds 5.

Kini, produk ini telah hadir dengan banderol harga Rp1.999.000 – masuk ke dalam TWS kelas menengah. Datang dengan spesifikasi yang menjanjikan dan klaim audio high-res, apakah layak dipinang? Simak review Huawei FreeBuds 5 lebih lanjut untuk mengetahui seperti apa kemampuannya kala diuji coba dalam penggunaan sehari-hari!

Desain 

huawei freebuds 5

Ketika membuka kotaknya untuk pertama kali, saya merasa gemas sendiri melihat bentuk charging casenya yang terlihat seperti telur. Telur mahal, isi pikiran saya saat itu. Tampilannya sangat mewah dan mempesona dengan warna Coral Orange yang terlihat berkilau!

Saya belum pernah lihat case TWS lain yang bentuknya seperti ini. Belum selesai sampai di sana, saya kembali terpesona ketika case dibuka dan sepasang buds tampil di hadapan mata.

huawei freebuds 5

Wow… ujar saya dalam hati. Sangat tidak mengherankan bila Huawei FreeBuds 5 memenangkan IF Design Award 2023 – bentuknya cantik sekali! Unik, tidak seperti TWS lain yang saya ulas atau lihat sebelumnya. Sangat melawan arus memang, tetapi sukses menjadikannya sebagai sebuah produk yang mudah diingat dan menarik dipandang berlama-lama.

Membulat di bagian atas dan bawah, berkilau dengan warna Coral Orange yang lagi-lagi menjadi highlight utama, dan memancarkan aura kemewahan baik saat dipegang maupun dikenakan – tampil cukup mencolok di telinga. Tidak semua orang suka tampilan mencolok seperti itu, tetapi kali ini saya menyukainya karena Huawei FreeBuds 5 terlihat seperti aksesoris yang fashionable.

Karet eartip? Tentu saja absen di Huawei FreeBuds 5, karena budsnya menggunakan model earbuds on-ear yang diposisikan di luar lubang telinga. Huawei berujar FreeBuds 5 menggunakan breathable design yang mendukung kenyamanan TWS ini kala digunakan dalam jangka waktu lama, dan saya langsung merasakan klaim tersebut saat menggunakannya di telinga.

Tidak ada rasa letih maupun panas yang saya rasakan seperti saat menggunakan TWS lainnya yang bermodel in-ear! Bobotnya pun terasa ringan, semakin mendukung kenyamanannya kala dipakai seharian.

Fitur

huawei freebuds 5

Huawei FreeBuds 5 datang dengan segudang fitur yang membuatnya menarik. Kualitas suara menjadi highlight utama dengan support terhadap HWA dan High-Res Wireless audio. Selain itu, dual ultra magnetic driver yang digunakannya juga menawarkan range frekuensi yang tinggi – 16Hz hingga 40kHz! Untuk membuat keluaran suara menjadi lebih personal, tersedia Adaptive EQ yang dapat mengatur EQ sesuai dengan selera melalui aplikasi Huawei AI Life.

Baca juga:  Redfall: masukkan taring Anda ke dalam game dengan spesifikasi PC yang dioptimalkan dan opsi yang dapat didekati

Active Noise Cancellation tentu saja hadir sebagai standar. 3 buah mikrofon turut membantu jalannya ANC, dan suara background yang mengganggu saat sedang bertelepon juga dapat diminimalisir dengan AI Call Noise Cancellation.  Tak perlu takut menggunakannya saat olahraga maupun hujan, Huawei FreeBuds 5 telah memiliki sertifikasi IP54 yang berarti ia tahan terhadap debu dan cipratan air. 

Pengoperasian

huawei freebuds 5

Proses pairing pertama kali ke perangkat player sangat mudah – cukup tekan tombol bulat yang ada di sebelah kanan bodi sampai lampu putih berkedip, Huawei FreeBuds 5 langsung terdeteksi dan siap dihubungkan. Ia juga dapat terhubung dengan lebih dari satu perangkat sekaligus, tidak terjadi masalah saat saya coba hubungkan dengan ponsel dan laptop di saat bersamaan. Setelah itu, tinggal buka tutup case setiap hendak menggunakan TWS ini – ia akan langsung terkoneksi secara otomatis dengan perangkat yang pernah di-pairing. Gunakan aplikasi Huawei AI Life untuk mengatur berbagai pengaturan terkait Huawei FreeBuds 5, seperti level ANC, shortcut touch control, dan berbagai mode equalizer yang bisa diatur secara otomatis maupun manual.

Huawei Freebuds 5

Terdapat sensor yang berfungsi untuk menghentikan lagu saat earbuds dilepas dan lagu akan kembali diputar saat earbuds kembali digunakan. Bentuk open-ear earbuds seperti Huawei FreeBuds 5 pada awalnya terlihat rawan jatuh dari telinga, tetapi setelah digunakan ternyata kokoh menempel di telinga dengan sangat pas!

Kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama adalah hal yang langsung saya rasakan saat memakainya – telinga saya tidak merasakan capek atau panas walau memakainya dari baterai penuh hingga habis sembari bekerja. Saya tak memiliki masalah dengan bentuk in-ear, tetapi Gizmo friends yang tidak menyukai in-ear akan merasakan kenyamanan yang kamu dambakan dari sebuah on-ear earbuds dengan Huawei FreeBuds 5.

Baterai

huawei freebuds 5

Huawei FreeBuds 5 menggunakan baterai berkapasitas 42 mAh di masing-masing earbuds dan 505 mAh di charging case. Terbilang standar, tetapi sudah cukup untuk sebuah earbuds harian. Kombinasi tersebut menghasilkan klaim daya tahan baterai hingga 5 jam untuk earbuds tanpa mode ANC, 3.5 jam untuk earbuds dengan mode ANC, dan total 30 jam pemakaian dengan charging case. 

Berdasarkan hasil tes yang saya lakukan selama memakainya sehari-hari, Huawei FreeBuds 5 dapat mencatatkan angka 5 jam tanpa ANC, 3 jam dengan ANC, dan total 5 kali charging dengan charging case. Daya tahan baterai tersebut menurut saya tidak impresif, pada charging case dapat dikatakan baik namun penggunaan TWS ini dengan ANC membuat daya tahan baterainya menjadi relatif singkat. Untungnya, case TWS ini mendukung fitur wireless charging yang akan sangat memudahkan proses isi ulang daya tanpa perlu repot mencari kabel USB-C.

Baca juga:  HUAWEI MatePad 11.5 Dibanderol Rp5 Jutaan di Pasar Indonesia

Kualitas Audio

huawei freebuds 5

Dengan model earbuds on-ear, saya sempat meragukan kualitas audio dari TWS ini. Tidak seperti in-ear earphone, biasanya model on-ear seperti ini tidak mampu menyaring suara luar dengan baik dan tidak dapat memberikan frekuensi bass yang dalam. Pikiran itu langsung terpatahkan saat saya mencobanya pertama kali.

Lagi-lagi… wow! Kesan pertama yang saya dapati, klaim Hi-Res audio yang dibanggakan Huawei terbukti benar adanya – suara lagu tidak terasa seperti terkompres. Saya dapat menikmati pengalaman mendengarkan musik terbaik dari lagu-lagu kesukaan saya walau hanya dengan modal Spotify bitrate 320kbps, tanpa menggunakan earphone kabel berkualitas tinggi yang biasanya saya gunakan demi mendongkrak kualitas suara.

Berpindah ke bass, dentuman sama sekali tidak mencerminkan on-ear earbuds. Huawei FreeBuds 5 sukses menyalurkan dentuman frekuensi rendah dengan dalam dan tertata! Bass yang dihasilkan sangat menakjubkan dan nyaman untuk didengar, serta tidak tumpang tindih dengan frekuensi lainnya atau instrumen dan vokal pada lagu. Selain kualitas driver yang prima, saya cukup yakin teknologi Turbo Bass yang disematkan turut mengundang kualitas yang menurut saya sangat impresif.

huawei freebuds 5

Detail yang keluar dari Huawei FreeBuds 5 juga tak kalah impresif, bahkan sama menawannya dengan bass. Petikan gitar dan vokal penyanyi pada lagu terdengar syahdu, seperti sedang berada di tempat yang sama. Begitu juga dengan suara yang melengking seperti biola, treble pada TWS dua jutaan ini terdengar halus nan detail di saat bersamaan.

Separasi antar instrumen juga terdengar jelas, tidak ada instrumen yang saling bertabrakan. Di sisi ini, tampaknya frekuensi driver yang mampu menyalurkan hingga 40kHz menunjukkan tajinya. Biasanya, TWS di kelas ini hanya dapat menyampaikan frekuensi hingga 20kHz – tidak dengan Huawei FreeBuds 5 yang hingga 40kHz. 

Kalau boleh jujur, saya amat kagum dengan kualitas audio yang ada di TWS ini! Semuanya terasa balance, menjadikannya sebagai all-rounder earphone yang nyaman digunakan harian untuk menikmati berbagai jenis lagu. Ia tidak fokus ke bagian-bagian tertentu, tetapi highlight ada di bass yang dentumannya merdu dan detail yang ciamik. Digunakan untuk focus listening juga tak kalah nikmat karena suara berkualitas tinggi dengan Hi-Res audio yang didukung oleh Huawei FreeBuds 5.

Baca juga:  Derek Review: Suka Duka Bekerja di Panti Jompo
huawei freebuds 5

Tak berhenti sampai di sana, TWS keren ini juga sangat nyaman digunakan bertelepon. Teknologi AI Call Noise Cancellation membuat saya tidak perlu berbicara dengan kencang saat berada di ruangan terbuka atau keramaian – lawan bicara saya tidak dapat mendengar semua noise yang saya dengar di lokasi, ia hanya dapat mendengar suara saya yang seperti berada di dalam mobil dengan kaca tertutup. Frekuensi saya dalam menggunakan TWS untuk bertelepon bisa dibilang cukup sering, dan saya merasa sangat terbantu dengan Huawei FreeBuds 5.

Berbanding terbalik dengan kualitas audio yang ditawarkan, kualitas noise cancellation yang dimiliki Huawei FreeBuds 5 tidak spesial. Pendahulu TWS ini (Huawei FreeBuds 4) dan bahkan FreeBuds 4i punya kemampuan ANC yang lebih baik. Saya rasa ini adalah efek bentuk on-ear earbuds yang dimilikinya, karena pada dasarnya bentuk ini membiarkan suara luar masuk ke dalam.

Noise cancellation berfungsi dengan baik, tetapi tidak untuk membuat suara menjadi ekstra senyap – hanya untuk meredam berisik di sekitar kafe atau ruang publik. Saya tidak dapat mendengar riuh di sekitaran saat mendengarkan musik dengan volume normal, tetapi suara riuh tersebut masih dapat terdengar saat lagu dimatikan atau diputar dengan volume pelan.

Bagi saya, hal ini bukan merupakan sebuah masalah karena ANC di sini tetap berfungsi dengan baik. Hanya saja, Gizmo friends yang berharap dapat menikmati ANC yang membuat lingkungan sekitar menjadi ekstra senyap harus menurunkan ekspektasinya dengan Huawei FreeBuds 5. 

Baca juga: Review Huawei FreeBuds 4i: Desain Makin Stylish, Baterai Makin Prima

Kesimpulan

huawei freebuds 5

Sebagai penikmat produk Huawei, FreeBuds 5 sukses membuai saya dengan berbagai macam hal keren yang ada padanya. TWS ini menjelma menjadi suatu produk baru yang tidak berkaitan dengan generasi sebelumnya dengan artian positif. Bentuk yang unik dan berkelas, suara kelas atas, dan reliable dalam penggunaan sehari-hari – rasanya sulit untuk tidak merekomendasikannya kepada Gizmo friends.

Sejumlah kekurangan tentu tak luput dari TWS 2 jutaan ini. Daya tahan baterainya tidak spesial bila dibandingkan para kompetitor, dan performa ANC tidak terlalu impresif walaupun bekerja dengan baik. Namun, dengan harga Rp 1.999.000, saya rasa Huawei FreeBuds 5 patut Gizmo friends pertimbangkan untuk dimiliki – mengingat segala poin positif yang dapat kamu nikmati selama memakainya.

Spesifikasi Huawei FreeBuds 5

Earbud
Panjang
Lebar
Ketebalan
Berat
32.4 mm ± 0.5 mm
17.6 mm ± 0.5 mm
22.8 mm ± 0.5 mm
5.4 g ± 0.3 g
Charging case   Panjang
Lebar
Ketebalan
Berat
66.6 mm ± 0.5 mm
50.1 mm ± 0.5 mm
27.3 mm ± 0.5 mm
45 g ± 1 g  
Sensor Accelerometer/Infrared sensor/Hall sensor/Touch sensor
Baterai 42 mAh untuk earbud (nilai minimum untuk satu earbud) dan 505 mAh untuk wadah pengisi daya (nilai minimum)
Pengisian daya USB Type-C
Mendukung wireless charging pada casing
Teknologi audio Dynamic EQ/ANC/Call noise cancellation
Speaker Rentang respons frekuensi Unit driver dinamis dual-magnetik 11 mm 16 Hz hingga 40 kHz
Koneksi wireless Bluetooth 5.2
IP Rating Earbud Kasing pengisi daya IP54 tahan debu dan percikan, tidak tahan air