Pencairan BPUM di Pangandaran, Aparat Imbau Patuhi Prokes 

  • Bagikan

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Petugas Kepolisian dan Satpol PP Pangandaran mendatangi para penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang berkerumun di beberapa bank di Pangandaran.

Para petugas melakukan imbauan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 agar tidak sampai terjadi cluster.

Sudah dua hari ini, warga di Pangandaran sebagai penerima BPUM terpantau memadati halaman dan kantor bank. Seperti halnya di halaman depan kantor BRI dan BNI Pangandaran.

Kapolsek Pangandaran Komisaris Polisi (Kompol) Suyadi SH.MM mengatakan, imbauan ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 pada saat pengambilan BPUM di bank yang ditunjuk yakni Bank BRI dan BNI.

“Kita berikan imbauan dan pengamanan, dan perlu penjadwalan ulang berkaitan pembagian BPUM,” ujar Suyadi, Senin, 19 April 2021.

Hari ini dirinya menyarankan, agar semua persyaratan untuk proses pencairan dijadwalkan sehingga petugas dari perbankan tinggal memanggil atau mengundang penerima bantuan sesuai urutannya.

“Sehingga yang datang ke bank jumlahnya dibatasi hanya 50 orang sehingga tidak membludak, untuk mengindari penyebaran Covid-19,” kata Suyadi.

Dirinya mengaku, sejak Sabtu kemarin pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perbankan agar proses pencairan BPUM bisa dibatasi jumlahnya.

“Makanya tadi penerima BPUM menyerahkan persyaratan yang disertai nomor telpon untuk memudahkan pemanggilan dari pihak perbankan,” ujarnya.

Menurut Suyadi, pihak perbankan sudah memenuhi peryaratan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun, menyediakan hand sanitizer, thermo gun dan menggunakan masker.

“Tadi juga saat pendaftaran dilakukan penyekatan-penyekatan supaya tidak bergerombol,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, pengamanan dilakukan melibatkan anggota Polsek Pangandaran, Polair, Polres Ciamis dan Sat Pol PP Kab Pangandaran.***

  • Bagikan