BANJAR, SPC – Kurangnya konsentrasi saat mengemudi kembali memicu kecelakaan lalu lintas di jalur utama Kota Banjar. Sebuah truk bermuatan air mineral kehilangan kendali dan menabrak truk lain sebelum akhirnya terhenti dalam kondisi terguling setelah menghantam pohon, Selasa pagi, 31 Maret 2026.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Cimaragas ini diduga dipicu oleh kecepatan tinggi dan hilangnya fokus pengemudi di tengah arus lalu lintas yang padat.

Kronologi Senggolan Maut

​Insiden bermula saat truk pengangkut air mineral bernomor polisi Z 9170 KA yang dikemudikan oleh Yoni, melaju kencang dari arah barat menuju timur. Menurut saksi mata dan pemeriksaan awal kepolisian, truk tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.

​Mendekati lokasi kejadian, laju truk mulai tidak stabil. Olengnya kendaraan bermuatan berat tersebut membuat badan truk menyenggol truk tronton bermuatan kosong dengan nomor polisi B 9575 BYY yang dikemudikan oleh Dani Ramdani dari arah berlawanan.

​”Benturan keras tidak terhindarkan. Truk pengangkut air mineral langsung hilang kendali, menabrak pohon di pinggir jalan, berputar arah, hingga akhirnya terguling,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Iptu Rifky Faturohman.

 

Faktor Kecepatan dan Kelalaian

​Iptu Rifky menegaskan bahwa kombinasi antara kecepatan tinggi dan kelalaian pengemudi menjadi faktor utama penyebab kecelakaan. “Kecepatan yang cukup tinggi memperparah dampak benturan. Setelah bersenggolan, kendaraan tidak lagi bisa dikendalikan,” tambahnya saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

​Meskipun kondisi truk pengangkut air mineral mengalami kerusakan parah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Yoni beserta kernetnya hanya mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Peringatan bagi Pengendara

​Pihak Kepolisian Resor Banjar mengimbau para pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.

  • Hindari Memaksa: Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi diminta segera menepi.
  • Konsentrasi Penuh: Kelalaian sekecil apa pun di jalur padat dapat berujung fatal.

​Hingga berita ini diturunkan, Unit Laka Lantas Polres Banjar masih mendalami kemungkinan faktor lain, termasuk pengecekan kelaikan kendaraan dan situasi arus lalu lintas saat kejadian sebagai bahan evaluasi pencegahan kecelakaan di masa mendatang.