Hari Pertama Final Snapdragon Pro Series S2: Tim Thailand Penguasa 3 Besar

ligaolahraga.com –

Berita Esports: Hari pertama final Snapdragon Pro Series S2 berlangsung pada Sabtu (4/2). Tiga posisi pertama di klasemen ditempati oleh tim Thailand, sedangkan wakil Indonesia memulai kompetisi dengan cukup baik.

Pemimpin peringkat adalah EVOS Phoenix, karena menjadi satu-satunya tim dengan dua Booyah. Di bawah, secara berurutan, ada Attack All Around (AAA) dan Kings of Gamers Club yang memiliki koleksi Booyah.

SES Alfaink menjadi peringkat terbaik tim Indonesia, yakni peringkat keempat. Padahal, mereka merasa nyaman menduduki posisi teratas, namun kondisi di gim keenam langsung mengubah posisi klasemen sementara.

Wakil tanah air lainnya, First Raiders Eclipse, menempati posisi keenam meski mendapatkan Booyah. Sedangkan EVOS Divine berada di peringkat 11 karena kalah beruntun di awal permainan.

Pertandingan pertama hari pertama Snapdragon Pro Series S2 dimenangkan oleh First Raiders Eclipse. Mengambil tempat di Bermuda, mereka berhasil merebut Booyah setelah mengalahkan pemain Heavy terakhir.

Game kedua dengan peta Kalahari giliran AAA yang menang, memanfaatkan duel antara aArena, SES Alfaink dan Nigma Galaxy. AAA melompat masuk dan mengalahkan SEM9 dan Team Flash, yang menghalau bahaya ketiga tim.

Baca juga:  Bosch Luncurkan Home Experience Center Pertama di Indonesia

Menuju Purgatory untuk game ketiga, King of Gamers memanfaatkan enam tim yang saling berhadapan. King of Gamers yang bermain jarak jauh berhasil mengeliminasi satu tim sekaligus, lalu menghabisi Booyah dari EVOS Phoenix di circle terakhir.

Pertarungan yang sangat dekat kemudian muncul dengan sendirinya di game keempat di Alpine. Ada sembilan tim tersisa yang bertarung ketat dalam lingkaran yang sangat kecil di akhir pertandingan. Pada akhirnya, tim yang berhasil selamat dari duel hidup mati ini adalah Heavy.

Pertandingan kembali ke Bermuda di mana 10 tim masih bertahan dan menarik hingga terpaksa bergerak saat lingkaran menyempit. Memanfaatkan SES Alfaink, yang kalah jumlah dan terjebak dalam baku tembak, Booyah menjadi milik EVOS Phoenix.

EVOS Phoenix kemudian mencetak Booyah kedua mereka di peta Kalahari terakhir hari itu. Phoenix lebih baik dalam hal positioning dibanding tim lain yang tersisa, King of Gamers Club, sehingga bisa mengalahkan Booyah.

Mengutip GGWP.ID, acara final Snapdragon Pro Series S2 akan berlanjut pada hari kedua, Minggu (5/2).

Baca juga:  Erick Thohir Pastikan PSSI Kirimkan Tim Terbaik di Piala Dunia U-17 2023

Tag Artikel: Final Snapdragon Pro Series Free Fire 2023, EVOS Phoenix, SES Alfaink

Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/esports/hari-pertama-final-snapdragon-pro-series-s2-tim-thailand-penguasa-3-large