Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One Review

Dalam beberapa masa kehidupan, berbagai masalah akan datang dan pergi. Bagaimanapun, akan selalu ada cara untuk menghadapi berbagai masalah yang muncul, bahkan jika menyangkut kehidupan banyak orang. Setidaknya, itulah yang ingin ditonjolkan di ‘Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One’.

‘Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One’ adalah sebuah film Tindakan dari Paramount Pictures disutradarai oleh Christopher McQuarrie. Menghadirkan kembali Tom Cruise dan segudang aktor ternama Hollywood seperti Simon Pegg, Ving Rhames, Rebecca Ferguson, hingga Hayley Atwell, serta menghadirkan Esai Morales sebagai antagonis utama.

Mission: Impossible Review – Dead Reckoning Bagian Satu

Film ketujuh dalam serial ‘Mission: Impossible’ ini bercerita tentang Ethan Hunt dan rekan-rekannya di IMF yang harus kembali beraksi. Berbeda dengan misi-misi sebelumnya, kali ini lawan yang harus mereka hadapi adalah para teroris yang berambisi menguasai kecerdasan buatan dengan kemampuan memanipulasi berbagai objek digital yang juga diperebutkan oleh berbagai negara adidaya.

Narasi yang dibawakan dalam film ketujuh ‘Mission: Impossible’ terkesan lebih modern dari film-film sebelumnya. Hal ini nampak jelas, membuat Christopher McQuarrie seolah ingin mengangkat topik AI yang sempat hangat beberapa waktu lalu, dan membuat MIDR mudah dikaitkan dengan fenomena kekinian.

daftar budaya

Peringkat dari semua film Mission: Impossible

Seperti prekuelnya, ‘Dead Reckoning Part One’ mendorong plot ke depan dan sedikit mengandalkannya. Kembali kadang-kadang, dan film hampir tidak menampilkannya mengikhtisarkan dari beberapa film sebelumnya, yang memudahkan rata-rata penonton untuk memahami kronologi cerita secara keseluruhan.

Baca juga:  Unlocked Review: Cyber Crime Berujung Pembunuhan Berantai

Di satu sisi, film seri ‘Mission: Impossible’ adalah rekan dari ‘Fast Saga’ yang terkenal dengan kegilaan dalam rangkaian pertandingan. Terlepas dari kegilaan dan kebodohan pemandangan itu stunt di dalamnya, film ini tetap mampu menyajikannya secara megah dan terkadang memacu adrenalin penonton. Namun durasi yang berdurasi 163 menit ini terasa sedikit kendur menjelang akhir film, terutama karena sisipan drama antara karakter Tom Cruise dan Hayley Atwell yang membuatnya berusaha tampil dramatis ketimbang bombastis.

Mission: Impossible – Dead Reckoning Bagian Satu

cr. film terpenting

Tom Cruise sebagai punggawa film ini tentunya tampil sebagai yang paling menonjol, bahkan dengan karakterisasinya yang terkesan karismatik, berbakatdan tetap merasa manusiawi saat berhadapan dengan banyak karakter di ‘Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One’.

Esai Morales-lah yang tampaknya paling bersemangat dan terkadang berhasil mencuri Menyoroti aktor Hollywood berpengalaman lewat perannya sebagai Gabriel yang sangat misterius dan tak kalah berbahaya, dan fanatismenya terhadap Entity membuatnya menjadi seorang musuh yang paling berbahaya dari seri film ‘Mission: Impossible’.

Baca juga:  Review Detective Conan, Black Iron Submarine

Seperti beberapa film ‘Mission: Impossible’ lainnya, ‘Dead Reckoning Part One’ juga menampilkan detail teknis yang mengejutkan. Sinematografi banyak bermain dengan rencana Umumdidukung dengan skor tematik orkestra gaya serial film membuat perasaan spionase dan kekecewaanitu menjadi lebih hidup.

Tidak hanya itu, set desain yang bervariasi dalam beberapa untuk melihat mampu memukau penonton, apalagi jika dilihat di bioskop dengan layar yang sangat lebar.

‘Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One’ membawa penonton ke dalam kisah baru Ethan Hunt melawan teroris yang terobsesi untuk mendominasi AI dengan pertandingan yang masih semenarik keenam prekuelnya. Namun sisipan drama dan durasinya yang terkesan terlalu lama membuat film ini membosankan, apalagi dengan cerita yang terkesan baru setengah jalan.