Kamis, 23 Maret 2023, 15:51 WIB
JAKARTA – Ganda putra senior Indonesia Mohammad Ahsan menjalani pemindaian MRI untuk memeriksa kondisi cedera lutut yang dideritanya di final Inggris 2023. Dari situ diketahui bahwa lutut kaki kirinya masih bengkak dan perlu dirawat untuk memulihkannya.
Seperti diketahui, Ahsan mengalami cedera lutut saat bermain di final turnamen Super 1000 bersama duetnya, Hendra Setiawan, melawan juniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardiano, akhir pekan lalu kalah 17-21, 14-21. Dia tiba-tiba mendarat di lapangan sebelum poin terakhir game kedua. ‘
Meski melanjutkan pertandingan dengan satu poin lagi untuk membuat Fajar/Rian menang dengan cara normal, pemain berusia 35 tahun itu meninggalkan lapangan Utilita Arena, di Birmingham, menggunakan kursi roda. Ia langsung kembali ke Indonesia setelah itu dan dijadwalkan menjalani tes MRI.
Ketua tim medis PBSI, Nicolaas C. Budhiparama, juga membeberkan status cedera pemain ketiga dunia itu usai menjalani pemindaian MRI pada hari ini, Kamis (23/3/2023). Nicoolas mengatakan lutut kiri Ahsan masih bengkak sehingga harus menjalani terapi untuk proses pemulihan.
“Setelah kembali ke Indonesia, Ahsan langsung menjalani MRI. Baru tadi pagi, hasil MRI cedera Ahsan sudah saya terima dan saya evaluasi. Masih ada pembengkakan di lutut kiri dan akan terus dirawat,” ujarnya Nicolaas as dikutip dalam siaran pers PBSI, Kamis (23/3/2023).
Ikuti berita Sportsstars di berita Google





