Asal Muasal Biskuit Khong Guan, Ternyata Dari Singapura

Tak asing di telinga, seporsi kue kaleng yang selalu hadir menghiasi momen lebaran, Biskuit Khong Guan.

Selain digunakan sebagai wadah roti, kaleng biskuit Khong Guan ini juga kerap berwarna-warni untuk menghiasi wadah biskuit dan cemilan sehari-hari.

Dengan bentuknya yang persegi, tampilan kaleng biskuit Kong Guan ini memiliki ciri khas warna merah dengan banyak orang yang memiliki beberapa deretan biskuit di dalam kalengnya.

Menariknya, tampilan luarnya tak jauh berbeda dengan sosok seorang ibu dan kedua anaknya yang sedang menikmati seporsi biskuit dan juga teh yang dipajang dalam kaleng biskuit Khong Guan.

Namun tahukah Anda bagaimana kisah kue Khong Guan menjadi terkenal hingga saat ini? Lihat saja!

Asal

Meski populer di Indonesia, kue Khong Guan ini berasal dari negara tetangga Singapura.

Menurut situs resmi Khong Guan, biskuit Khong Guan ini awalnya didirikan oleh imigran asal Tiongkok bernama Chew Choo dan Chew Choo Han yang merupakan saudara kandung.

Padahal, mereka datang ke Singapura dengan tujuan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di China.

Baca juga:  Chris Hemsworth Kembali Mengamuk di Trailer "Gila" Penuh Aksi dari Extraction 2

Alhasil, mereka diterima di sebuah perusahaan biskuit lokal di Singapura.

Namun nasib mereka kurang baik ketika terjadi perang antara Jepang dan Singapura, dan Jepang menginvasi Singapura, yang menyebabkan kedua bersaudara ini eksodus ke negara selanjutnya, Malaysia.

Disana mereka memiliki ide untuk membuat usaha biskuit dengan kreasi mereka sendiri.

Belum lama ini, setelah dikabarkan Jepang hengkang dari Singapura, mereka memutuskan kembali ke Singapura.

Sedangkan di Malaysia mereka dibatasi oleh bahan baku berupa tepung dan gula, hingga akhirnya menjual garam dan sabun.

Sekembalinya ke Singapura, mereka melanjutkan misi pembuatan biskuit mereka dengan penjualan terakhir.

Mereka melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhannya dan juga untuk melanjutkan penghidupan demi keluarganya.

Temukan mesin pembuat kue tua

Kisah di balik kesuksesan mereka dimulai dari kesuksesan Chew Choo Han yang secara tidak sengaja menemukan mesin yang digunakan untuk memproduksi kue yang sudah lama tidak digunakan dan rusak.

Itu adalah peninggalan masa perang yang ada di perusahaan tempatnya bekerja. Dan itu adalah sisa-sisa pabrik lama tempatnya bekerja.

Baca juga:  Jacque Vaughn Dapat Perpanjangan Kontrak dari Brooklyn Nets

Karena tertarik, ia membelinya dan melihat potensi yang akan dihasilkan dari mesin tua tersebut.

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Dengan begitu, langkah Anda untuk membuat cookies dengan sistem semi otomatis menjadi lebih mudah.

Mengandalkan rantai sepeda, ia dapat dengan mudah memindahkan kue ke mesin khusus.

Pabrik Biskuit Khong Guan

Alhasil, pada tahun 1947, pabrik terbatas Pabrik Biskuit Khong Guan (Singapura) resmi didirikan di Singapura.

Biskuit juga laris manis dan terjadi peningkatan pesat, sehingga pabrik Khong Guan mulai dibuat di berbagai negara di Asia Tenggara.

Khususnya di Singapura, Indonesia dan Malaysia, pada awal tahun 1980-an, pabrik Khong Guan mulai dibangun di pedesaan China.

Sedangkan di Indonesia sendiri, Khong Guan melayani berbagai pasar seperti Biskuit Malkist, Khong Guan ukuran besar atau jumbo, dan juga beberapa produk Biskuit Khong Guan yang terkenal.

Inilah awal mula sejarah kue Khong Guan yang populer hingga saat ini. Bukan hal yang aneh jika orang mengetahui asal muasal kue yang dikenal turun-temurun ini.

Baca juga:  Zelda: Ganondorf yang panas dari Air Mata Kerajaan adalah berkat seorang desainer yang sangat mencintainya