SEPUTARPANGANDARAN.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menulis catatan akhir tahun yang ditujukan kepada jajaran pegawai dan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Secara garis besar, catatan tersebut berisi kilas balik upaya Kemenkeu menjaga kestabilan keuangan negara di tengah pandemi vid-19.

Dalam catatan tersebut, Sri Mulyani juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya terhadap jajaran pegawai Kemenkeu.

“Tahun 2020 begitu ingin segera kita tutup dan lalui, terlalu banyak duka dan nestapa, sehingga nyaris membuat kita lupa bersyukur,” tulis Sri Mulyani, seperti dikutip dari akun Instagramnya, Jumat (1/12/2020).

APBN, lanjut Menkeu, merupakan instrumen utama dalam menangani dampak pandemi. Mulai dari merawat rakyat yang terpapar, membantu rakyat yang kehilangan pencaharian, hingga meringankan beban dunia usaha.

“APBN bekerja sangat keras menahan resesi dan mendongkrak kembali pemulihan ekonomi,” kata dia.

Namun, selama pandemi beban belanja negara melonjak di tengah anjloknya penerimaan.

Untuk itu, ia meminta anak buahnya untuk membantu memulihkan kesehatan APBN meski tidak mudah.

“Perjalanan kita masih panjang, risiko dan kesulitan harus kita waspadai dan atas. Ibarat lari sprint namun dengan jarak maraton,” tutur Menkeu.

Memasuki 2021, Sri Mulyani meminta agar pegawai Kemenkeu tetap menjaga semangat, keteguhan hati dan optimisme.

“Insya allah kita akan mampu memenangkan tantangan kemanusiaan dan keluar sebagai manusia yang lebih baik,” kata dia.

Sebagai penutup, Menkeu mengucapkan selamat tahun baru untuk seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan keluarga.

“Salam sehat dan dalam serta terimakasihku untuk semua dan keluarga,” tutup dia. (liputan6)