91 Ekor Sapi di Pangandaran Positif PMK, 31 Diantaranya Sembuh
Pangandaran – Hari raya Idul Adha tinggal beberapa hari lagi, Tim vaksinator di Kabupaten Pangandaran gencar melakukan pemeriksaan dan vaksinasi bagi hewan kurban termasuk sapi.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran ada 91 ekor sapi yang terindikasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Menurut tenaga dokter hewan Dinas Pertanian Kab Pangandaran drh. Rosania, ada 91 ekor sapi yang terindikasi positif PMK, 31 ekor diantaranya sudah sembuh.
“Kami sedang melakukan vaksinasi untuk upaya pencegahan. Sementara untuk hewan yang sakit kita tangani dengan pengobatan,” ungkap Rosania saat diwawancarai melalui telepon.
Dia mengatakan, selama ini untuk pasokan hewan kurban di Kab Pangandaran masih mengandalkan pasokan dari luar daerah, pasalnya untuk penyediaan hewan kurban dari lokal hanya sekitar 25 persen saja.
“Kebanyakan hewan kurban yang dari luar sudah terjangkit virus sehingga menular ke hewan kurban lokal yang sehat,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Suryadi mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan pendistribusian vaksin sebanyak 3.800 dosis dari pemerintah pusat.
“Kami sudah membentuk tim untuk pelaksanaan vaksinasi. Kita prioritaskan dulu untuk hewan kurban yang sehat,” kata Suryadi.
Kata Suryadi, ada 11 ribu ekor hewan kurban di Kab Pangandaran. Rencananya vaksinasi akan disebar ke 10 kecamatan di Kab Pangandaran.
“Kami sudah bagi tiga tim, Tim pertama untuk menangani hewan kurban yang di Kec mangunjaya, padaherang dan Kalipucang, Pangandaran dan Sidamulih, Tim kedua di Kec Parigi, Langkaplancar dan Cigugur, tim ketiga untuk Kec. Cimerak dan Cijulang,” paparnya.
Dirinya mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin melakukan vaksinasi bagi hewan kurban, meski masih terkendala dengan minimnya tenaga kesehatan hewan.
“Kami hanya cuma punya 20 tenaga vaksinator. Mudah-mudahan dalam dua pekan ini pemberian vaksinasi sudah selesai,” pungkasnya.
