Menyimpan berbagai makanan khas Bojonegoro yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu produk lokal adalah ledre.

Jajanan berbahan dasar pisang ini merupakan warisan langka yang akan diakui pada tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Bukan tanpa alasan Bojonegoro mendapat julukan Kota Ledre.

Ledre banyak dicari di berbagai kalangan karena rasanya yang renyah dan legit.

Selain itu, Ledre memiliki sejarah unik yang menarik untuk diketahui. Bagi yang ingin berkunjung ke Bojonegoro,

Beberapa penilaian berikut bisa menjadi pertimbangan saat membeli souvenir Ledre.

1. Sejarah ledre sebagai makanan ringan khas Bojonegoro

Ledre sudah ada dan dikenal sejak sebelum Indonesia merdeka.

Sekitar tahun 1930, seorang warga Tionghoa bernama Mak Min Tjie mulai membuat masakan ini.

Pembangunan ledre dimulai di sebuah desa yang terletak di dekat Sungai Bengawan Solo.

Ledre kemudian diturunkan dari generasi ke generasi.

Banyak juga tempat pembuatan ledre di rumah.

Nama ledre sendiri merupakan singkatan dari diet yang berarti ‘dilunakkan’ dan kata endre-endre yang berarti ‘lebar pipih’.

Dulu, ketika plester belum dikenal sebagai bahan pengemas, ledre dibungkus kertas dan batang pohon pisang, yang kemudian dijual dalam keranjang.

Saat ini, ledre biasanya dikemas dalam kantong plastik dan karton.

2. Rasa Ledre

Ledre bentuknya mirip dengan kue atau roti gulung yang biasanya panjangnya sekitar delapan inci.

Baca juga:  [HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacara Hadapi Rocky Gerung

Namun karena peminat semakin banyak, perubahan juga dilakukan pada bentuk ledre mini.

Teksturnya yang lembut dan halus membuatnya mudah lumer di mulut saat ditelan.

Rasa dan aromanya yang manis dipermanis dengan kombinasi gula dan pisang.

Pisang raja dipilih karena aromanya yang unik.

Hidangan ini paling enak disajikan dengan teh atau kopi.

3. Alat dan bahan pembuatan ledre

Ledre biasanya dimasak dalam panci besi besar dan dimasak di atas tungku arang.

Untuk menuangkan adonan ke dalam loyang, gunakan spatula.

Sedangkan untuk membuat adonan merata dan tercampur rata, pengrajin ledre sering menggunakan kayu khusus yang disebut lethok.

Bahan yang digunakan untuk membuat adonan ledre dulunya menggunakan singkong, kini singkong cukup sulit ditemukan.

Sebagai pengganti, gunakan telur, minyak kelapa, tepung beras, tapioka, gula pasir, santan, pisang raja, garam, dan vanili.

Untuk rasa yang berbeda, ada tambahan bahan penyedap yang digunakan.

4. Cara membuat ledre

Membuat ledre membutuhkan kesabaran dan bisa dibilang rumit.

Ada tiga hal yang bisa diambil dari persiapan ini.

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Yang pertama massa cair, yang kedua potongan pisang, dan yang terakhir gula.

Untuk memasaknya, panci besi ditekuk di atas tungku arang dan dipanaskan di atas api panas secara bersamaan.

Baca juga:  MURAH! 4 Makanan Berkuah Ini Enak Dikonsumsi Saat Flu Melanda

Sebelum menambahkan adonan cair, olesi cetakan terlebih dahulu dengan minyak kelapa agar tidak lengket.

Adonan dituang dan dioleskan di pinggir cetakan.

Di atas, tuangkan sesendok gula. Kemudian tambahkan irisan pisang dan goreng langsung di wajan.

Adonan yang sudah dilelehkan dibuat hingga menjadi sangat tipis.

Adonan yang sudah matang segera dikeluarkan dan langsung dibalik selagi masih panas.

Karena kalau sudah dingin, leader akan susah dimainkan karena bentuknya yang keras.

Bagian rotasi pemimpin ini sulit bagi mereka yang tidak mengetahuinya.

5. Di mana mendapatkan souvenir ledre dan kisaran harganya

Pusat utama pembuatan ledre Bojonegoro berada di Kabupaten Padangan. Namun untuk mendapatkan ledre anda bisa menuju pusat oleh-oleh di Bojonegoro yang terletak di beberapa daerah di Bojonegoro.

Namun, tanpa datang ke Bojonegoro pun Anda sudah bisa membeli secara online.

Rasa ledre saat ini sangat bervariasi seperti coklat, strawberry, pod dan masih banyak lagi lainnya.

Harga ledre per kotak bervariasi, mulai dari Rp. 15 ribu dan Rp. 100 ribu.

Beberapa fakta ledre di atas tentunya membuat Anda semakin penasaran untuk mencoba ledre bukan?

Untuk dijadikan oleh-oleh atau dinikmati sendiri, ledre merupakan salah satu kuliner khas Bojonegoro yang sangat direkomendasikan.

Tertarik untuk mencobanya juga?