Jumat, 3 Maret 2023, 09:15 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Nikolaus Joaquin (kiri) dan M. Rayhan Nur Fadillah (kanan) (Foto: Bagas Abdiel/MPI)
JAKARTA – Sektor ganda putra masih menjadi ujung tombak bulutangkis Indonesia untuk merebut gelar juara. Regenerasi yang tiada henti membuat ganda putra Indonesia kerap disegani.
Namun, industri ini memiliki tradisi unik di luar lapangan. Hal itu terlihat dalam sesi latihan mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, di mana beberapa pemain ganda putra muda gundul, seolah sedang menjalani masa orientasi.
Beberapa pemain seperti Nikolaus Joaquin, M. Putra Erwiansyah, Patra Harapan Rindorindo dan lainnya sudah botak meski masih berambut halus. Begitu pula dengan pemain papan atas yang baru tamat SD, yakni Muhammad Rayhan Nur Fadillah dan Rahmat Hidayat.

Hal ini pun membuat tim MNC Portal Indonesia penasaran. Salah satu pemain botak, Rayhan, akhirnya angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan tradisi di ganda putra.
Tradisi ini juga berlangsung setiap awal tahun. Lebih tepatnya ketika para pemain yang mendapat promosi baru bergabung dengan skuat Pelatnas PBSI Cipayung.
“Ini tradisi ganda putra. Kalau ada orang baru, tiap awal tahun banyak yang botak,” kata Rayhan di Pelatnas PBSI Cipayung.
Hanya Untuk Atlet Utama
Namun, tradisi ini hanya berlaku untuk pemain utama. Sedangkan senior di tim utama tetap memiliki gaya tersendiri. Sayangnya hal ini tidak berlaku untuk Rayhan/Rahmat yang menjadi pemeran utama namun baru saja diupdate.
“Hanya trofi, bukan yang utama,” lanjut pemain berusia 18 tahun itu.
Pada saat yang sama ketika Rayhan ditanya tentang tradisi ini, senior Muhammad Shohibul Fikri menertawakan adik-adiknya. Ia pun membenarkan adanya tradisi botak ini, termasuk dirinya saat masih berada di tim utama.
“Iya, dulu saya juga botak,” kata Fikri.
Selain tradisi tersebut, yang tidak bisa dilewatkan adalah tradisi juara ganda putra. Saat ini skuad utama diisi Teges Satriaji Cahyo Hutomo, Christopher David Wijaya, Raymond Indra, Daniel Edgar Marvino, M. Putra Erwiansyah, Patra Harapan Rindorindo dan Nikolaus Joaquin.
Editor: Admiraldy Eka Saputra
Ikuti berita Sportsstars di berita Google





