
JAKARTA – Pelatih kepala Persija Jakarta Thomas Doll memberikan pendapatnya tentang format baru yang diterapkan di Liga 1 BRI 2023-2024. Menurutnya, format baru itu bagus untuk penonton, namun bisa menjadi dilema bagi tim yang akan berada di puncak klasemen akhir fase reguler.
Ya, BRI Liga 1 2023-2024 menampilkan format baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya di kompetisi kasta sepak bola terbesar Tanah Air itu. Perbedaannya ada pada seri kejuaraan yang dimainkan pada akhir musim, setelah babak reguler berakhir.
Dengan demikian, pada fase reguler, 18 klub peserta Liga 1 bermain dengan sistem home-away-from-home. Empat tim teratas di akhir babak reguler akan bertanding di seri kejuaraan.
Di babak seri kejuaraan, juara pertama di babak reguler akan berhadapan dengan juara keempat di kandang tandang. Kemudian, tim peringkat kedua di babak reguler akan berhadapan dengan tim peringkat ketiga dengan format home-away-from-home. Kedua tim pemenang akan saling berhadapan di kandang sendiri. Begitu juga dengan dua tim yang kalah.
Doll juga merasa format baru itu bagus untuk suporter dan penonton. Pasalnya, mereka akan memiliki lebih banyak pertandingan yang ditonton dibandingkan musim-musim sebelumnya.
“Ketika saya pertama kali mendengar tentang format musim. Saya pikir itu akan bagus untuk para suporter dan penonton tuan rumah karena empat klub teratas akan bersaing dalam format liga. Saya pikir ini akan bagus untuk para penggemar karena mereka akan memiliki lebih banyak pertunjukan musim ini,” ujar Doll seperti dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (7/12/2023).





