TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman akan Gunakan Sistem Promosi dan Degradasi

JAKARTA – Posisi peserta Timnas Indonesia U-17 yang diboyong ke Jerman masih belum aman. Pelatih Bima Sakti masih akan mencoret beberapa pemain yang performanya tidak sesuai harapan. Artinya TC di Jerman akan tetap menggunakan sistem promosi degradasi.
Seperti diketahui, persiapan Piala Dunia U-17 2023 terus digencarkan. PSSI menggelar pemutaran film di 12 kota hingga akhir Juli 2023.
Sementara itu, Bima Sakti dan timnya juga menggelar seleksi Timnas Indonesia U-17 di Camp A, Senayan, Jakarta sejak 10 Juli 2023 silam. Skuad di Jakarta menampilkan 34 pemain, termasuk enam pemain diaspora, empat di antaranya dilepas.
Selain itu, peserta yang lolos seleksi di daerah akan dicocokkan dengan peserta yang lolos seleksi di Jakarta. Mereka akan mengikuti Youth International Championship 2023 di Bali pada Agustus 2023.
Agenda lainnya adalah pemilihan tim Indonesia U-17 yang menggunakan sistem promosi-degradasi. Artinya, akan ada pemain lain yang akan tergores.
Dengan segala indikasi, sistem ini akan berlanjut hingga pemusatan latihan (TC) di Jerman pada September 2023. Presiden Umum PSSI Erick Thohir menyebut peserta yang dibawa ke Jerman akan dicoret jika performanya menurun.
