Sudah 6 Bulan, Ratusan Hektar Sawah Milik Warga Padaherang Pangandaran Terendam
PANGANDARAN -Hujan yang terus mengguyur wilayah Jawa Barat, membuat air Sungai Citanduy meluap dan merendam pesawahan di beberapa wilayah Kabupaten Pangandaran.
Salah satunya di pesawahan Desa Paledah, Kecamatan Padaherang. Ratusan hektar sawah tidak bisa ditanami padi. Para petanipun hanya bisa pasrah dengan kondisi ini.
Kardia (60) warga Dusun Purwasari Desa Paledah, mengaku memiliki sawah seluas 500 bata di lokasi banjir tersebut yang saat ini masih terendam.
“Memang banjir sudah biasa terjadi setiap tahun, tetapi apakah akan seperti ini terus? Mudah-mudahan ke depan ada jalan keluar untuk menanggulanginya,” ungkapnya.
Selain bertani kata Kardia, dirinya bekerja serabutan dan sesekali menjala ikan untuk menyambung hidup.
“Apalagi di jaman sekarang mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sangat sulit. Mungkin kalau sawah tidak kebanjiran tidak separah ini,” kata Kardia, di lokasi banjir, Kamis (04/02/2021).
Di lokasi berbeda Sekretaris Desa Paledah Nengsih mengatakan, pemerintah desa akan terus mencari solusi agar sawah di wilayahnya tidak menjadi langganan banjir.
Dirinya menyadari, dalam penanganan banjir, proses yang panjang dan anggaran besar.
“Kita selalu berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten dan BBWS agar ada solusi untuk penangulangan banjir,” ujarnya.
Nengsih menambahkan, musim hujan kali ini sangat lama. Sudah 6 bulan sawah seluas 450 hektar milik warga terendam banjir.
“Kami berharap ada solusi, agar setiap musim hujan petani khususnya di Desa Paledah tidak selalu dihantui banjir yang merendam sawah miliknya,” pungkasnya. (Eris Riswana)
