Seleksi Mandiri dalam Sejumlah Kampus Bisa Gunakan Angka UTBK: 5 Tips Mengoptimalkan agar Diterima
Jakarta – Sejak tahun 2023 seleksi masuk perguruan membesar negeri di dalam Indonesia jalur mandiri, pada masa kini dipermudah dengan menggunakan Kuantitas UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) saja. Tentunya ini menjadi angin segar bagi para kontestan yang dimaksud masih ingin memperjuangkan jurusan dan juga kampus impiannya, tanpa diperlukan lagi mengikuti ujian tulis di dalam beberapa jumlah kampus.
Hanya tinggal menginput nilai hasil UTBK juga memilih kegiatan studi yang diinginkan pada jalur seleksi mandiri terbaru.
Sebelumnya diberitakan, terkait pelaksanaan UTBK SNBT 2024 cukup menguntungkan partisipan lantaran tiada terdapat sistem skor minus untuk jawaban yang dimaksud salah. Melainkan menggunakan Item Response Theory (IRT), dalam mana untuk jawaban benar akan mendapat bobot tertinggi dan juga yang mana kurang tepat bobotnya rendah.
Strategi pengoptimalan skor UTBK dalam jalur seleksi mandiri juga diperlukan diterapkan agar bukan gagal kesekian kalinya, berikut tips agar lolos jalur mandiri dengan mengandalkan nilai UTBK.
1. Ketahui Tingkatan Kuantitas UTBK Ada di dalam Kategori Mana
Hal pertama yang tersebut harus disadari oleh calon kontestan pendaftar jalur mandiri terkait skor UTBK yang tersebut sudah pernah diperoleh. Apakah tergolong rendah, sedang, atau tinggi, biasanya untuk skor UTBK rentang 400-500 tergolong rendah, 600-700 medium, serta 800-900 tinggi. Calon partisipan juga dapat memanfaatkan jaringan penyedia data skor UTBK se-nasional, biasanya disediakan badan swasta yang adakan inisiatif bimbingan belajar lalu sebagainya guna meninjau peta persaingan.
2. Ketahui Kampus Mana Saja yang Membuka Jalur Mandiri Kuantitas UTBK
Ini juga langkah penting yang perlu diperhatikan untuk memverifikasi apabila kampus impian sediakan jalur mandiri skor UTBK. Partisipan juga dapat mencatatkan jadwal pendaftaran kampus lainnya sebagai opsi bila menghendaki seleksi mandiri yang dimaksud tidaklah perlu tes tulis lagi. Selain itu, juga bermanfaat untuk memperbesar prospek guna melabuhkan nilai UTBK ke jurusan favorit tanpa mengawasi reputasi kampus A atau B.
3. Membandingkan Daya Tampung, Keketatan, dan juga Rerata Skor yang mana Diterima pada Tahun Sebelumnya
Seleksi mandiri menggunakan skor UTBK ini polanya hampir sejenis dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), pada mana sama-sama memanfaatkan nilai untuk menembus jurusan yang dimaksud diinginkan. Artinya harus ada strategi tertentu seperti halnya membandingkan daya tampung, tingkat keketatan, lalu rata-rata kontestan yang tersebut diterima pada jurusan yang disebutkan pada tahun sebelumnya.
4. Realistis Terhadap Jurusan yang dimaksud Dipilih
Pada akhirnya kontestan juga harus terus realistis dengan Skor UTBK yang mana dipunyai dengan jurusan yang dimaksud dipilih. Misalnya jurusan A rata-rata menerima skor UTBK 800-900 maka jangan paksakan skor UTBK yang digunakan cuma mencapai 600-an, tentu sekadar ini untuk menanggulangi kegagalan kesekian kalinya. Maka sikap realistis terus harus dikedepankan agar partisipan tiada membuang biaya pendaftaran secara cuma-cuma.
5. Berdoa
Hal terakhir tentunya perbanyak doa terkait hasil seleksi, serahkan segala sesuatunya terhadap Tuhan. Bila jurusan yang disebutkan memang sebenarnya yang terbaik, maka akan lolos, namun, jikalau tak maka tiada perlu kecewa. Doa bagian penting yang digunakan berperan di suatu kelolosan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri dalam manapun.
Artikel ini disadur dari Seleksi Mandiri di Sejumlah Kampus Bisa Gunakan Nilai UTBK: 5 Tips Mengoptimalkan agar Lolos
