Sabtu, 11 Februari 2023, 04:00 WIB
Kim Jeffrey Kurniawan mencetak gol kedua PSS Sleman saat melawan Persik Kediri (Foto: Instagram/@pssleman)
SLEMAN – Persik Kediri geram usai laga melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2022-2023 yang berlangsung Kamis (9/2/2023). Selain mengecam wasit, Persik juga mengecam keras sikap LOC dan Panitia Penyelenggara (Panpel) PSS Sleman yang provokatif dan tidak profesional.
Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PSS Sleman dengan skor tipis 2-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sebelumnya, Persik menginformasikan kepada wasit penanggung jawab pertandingan, Gion Dapaherang.
Persik memperebutkan keputusan penalti untuk PSS pada menit ke-72, dan keputusan tidak mengambil penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Rendy Juliansyah di area penalti pada menit ke-90+3.
Tak berhenti di situ, Persik juga mengecam keras LOC dan Panpel PSS. Manajer Persik Muhammad Syahid Nur Ichsan mengatakan, Persik dikosongkan sehari sebelum kick-off dan mencontohkan minimnya pencahayaan saat timnya menjalani Official Training (OT).
“Kejadian yang dilakukan LOC PSS Sleman benar-benar di luar kebiasaan. Berawal dari minimnya penerangan saat OT pada Rabu (8/2/2023),” kata Ichsan dalam keterangan yang diterima sportsstars.idJumat (2/10/2023).
Presiden Panpel PSS dan LOC itu pun menjadi sasaran kritik klub berjuluk Macan Putih itu. Ichsan menganggap mereka mengintimidasi dan provokatif selama dan setelah pertandingan.
Ikuti berita Sportsstars di berita Google





