KabarOto.com – Sekring terletak di dalam sepeda motor, berfungsi sebagai jaring pengaman jika terjadi korsleting atau korsleting pada rangkaian kelistrikan sepeda motor.
Sepeda motor biasanya memiliki lebih dari 1 sekring. Perlu diperhatikan bahwa penyebab sekring putus adalah korsleting, tanda sekring putus adalah tidak berfungsinya sistem kelistrikan sepeda motor.
Agar sekring tetap berfungsi dengan baik, Wahidin selaku Senior Manager Aftersales Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers memberikan metode pengobatan yang baik.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Sekring dan Spesifikasinya!
1. Jangan melakukan modifikasi secara berlebihan
Pecinta motor kerap melakukan modifikasi, seperti mengganti sekring agar mampu menahan beban listrik yang lebih besar.
Namun, hal ini berbahaya karena spesifikasi sekring standar pabrikan sudah diperhitungkan secara matang oleh pabrikan motor, yang disesuaikan dengan spesifikasi kabel dan arus listrik yang mengalir di komponen motor.
Dampak yang terjadi jika menggunakan sekring di luar standar pabrikan yaitu ketika terjadi korsleting atau korsleting dikhawatirkan akan terjadi kebakaran karena sekring tidak memutus arus listrik yang ada.
Baca Juga: Terlalu Banyak Waktu yang Disisakan Sobat Prom? Ini adalah fungsi pemanas kendaraan
2. Gigitan hewan
Jika mesin disimpan di luar, ada kemungkinan kabel digigit hewan seperti tikus sehingga menyebabkan korsleting dan mengganggu fungsi kelistrikan, bahkan mesin tidak mau hidup.
Oleh karena itu, hindari menempatkan motor di tempat-tempat di mana hewan seperti tikus dapat menggigit kabelnya.
3. Periksakan di bengkel terpercaya
Jika ada kelainan pada kelistrikan, seperti lampu tidak menyala atau mesin tidak bisa dihidupkan. Sobat bisa langsung ke bengkel atau rekomendasi terpercaya untuk langsung cek out. Mungkin ada sekering mesin yang rusak. Dalam hal ini, sekering dapat diganti.
