Sejarah Suzuki Grand Vitara di Indonesia

KabarOto.com – Suzuki Vitara punya sejarah panjang, setelah berhenti dijual di Indonesia pada 2018, karena Suzuki Jepang menghentikan produksinya. Kini Suzuki Grand Vitara hadir sebagai model terbaru di tahun 2023.

Sebenarnya, Suzuki telah memperkenalkan lini produk Sport Utility Vehicle (SUV) pada tahun 1970, namun model SUV kompak berorientasi keluarga baru dirilis pada tahun 1990.

Suzuki Vitara dengan kode bodi ET pertama kali dipasarkan di Indonesia pada Februari 1992. Saat itu ditawarkan dalam satu varian yakni JX 4×4 atau AWD.

Suzuki Vitara 1992 (Evolusi Diri)

Performanya mengandalkan mesin bensin 4 silinder segaris SOHC 8 katup berkapasitas 1.590 cc yang mampu menghasilkan tenaga 76 hp pada 5.600 rpm dan torsi 127,4 Nm pada 3.000 rpm.

Pada tahun 1994 muncul Suzuki Escudo 4×2, kemudian pada tahun 1995 muncul Suzuki Sidekick sebagai model dasarnya.

Baca Juga: Diperbarui, Ini Yang Baru di Suzuki S-Presso

Suzuki Vitara generasi terbaru dirilis pada tahun 2006, menawarkan desain dan fitur yang lebih modern dibandingkan model sebelumnya. Di mana, fitur Traction Control dan Hill-Start Assistance menjadi contoh teknologi baru yang disematkan pada SUV ini.

Baca juga:  Harga Mobil Suzuki Carry Bekas, Ada yang Sekitar Rp15 Jutaan!
Suzuki Vitara 2006

Soal performa, Suzuki Grand Vitara dibekali mesin 4 silinder segaris berkapasitas 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga 144 hp pada 6.800 rpm dan torsi 183 Nm pada 4.000 rpm.

Memasuki tahun 2009, Suzuki melakukan pembaruan dengan menghadirkan Grand Vitara Facelift. Model terakhir ini ditawarkan dengan pilihan mesin J24B, 4 silinder segaris dengan kapasitas 2.400 cc, tenaga 166 hp pada 6.000 rpm, dan torsi 225 Nm pada 4.000 rpm. Mesin ini dipasangkan dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.

Suzuki Grand Vitara revamped ini menawarkan desain interior yang lebih mewah dengan pelapis jok berbahan kulit, dilengkapi dengan fitur-fitur canggih untuk menawarkan pengalaman berkendara yang lebih elegan. Suspensi yang kokoh menjadikan Grand Vitara sebagai SUV yang stabil dan tidak goyah.

Grand Vitara Baru 2009

Baca juga: Suzuki Grand Vitara Ditawarkan dalam Dua Varian, Simak Bedanya

Pada tahun 2012, Suzuki melakukan facelift lagi dengan mengubah tampilan luarnya. Namun pada tahun 2018, Suzuki Jepang menghentikan produksi Grand Vitara, sehingga Suzuki Indonesia juga menghentikan penjualannya pada tahun yang sama.

Baca juga:  Irwansyah Ungkap Kondisi Anthony Sinisuka Ginting Jelang Indonesia Open 2023

Model terakhir Suzuki Grand Vitara tahun 2023

Suzuki Grand Vitara baru dilengkapi dengan Suzuki Smart Hybrid Vehicle (SHVS) yang diluncurkan pada IIMS 2023. Kendaraan Medium Sport Utility Vehicle (MSUV) dilengkapi dengan teknologi elektrifikasi.

Suzuki Vitara 2012

Suzuki Grand Vitara lahir sebagai pengembangan dari kecintaan Suzuki Global terhadap desain, teknik, dan mesin di dunia otomotif. Sebagai city cruiser modern, Grand Vitara hadir dengan sentuhan desain eksterior yang stylish, tangguh dan sporty.

Kelengkapan fitur dan kenyamanan yang terdapat pada Grand Vitara dinilai mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar saat ini. Selain itu, mesinnya ramah lingkungan dan menawarkan efisiensi optimal.

Baca juga : Cara Kerja Mesin Hybrid Suzuki Grand Vitara

Suzuki Grand Vitara memiliki dimensi panjang 4345 mm, lebar 1795 mm dan tinggi 1645 mm. Kelincahannya didukung dengan jarak sumbu roda 2.600 mm. Secara desain, Grand Vitara menawarkan tampilan yang agresif namun tetap elegan, serta lekuk tubuh yang kokoh sehingga menonjolkan kejantanannya.

Suzuki Grand Vitara 2023

Soal performa, Suzuki Grand Vitara dibekali mesin berkode K15C Dual Jet berkapasitas 1.500 cc. Didukung dengan penggunaan teknologi SHVS yang dapat mengoptimalkan penggunaan bahan bakar sesuai kebutuhan, sekaligus mengurangi emisi gas buang dengan lebih baik.

Baca juga:  Mitsubishi XFC Concept Bakal Diperkenalkan ke 6 Kota Indonesia

Performa yang dihasilkan mesin ini sebesar 101 hp pada 6.000 rpm dan torsi 136,8 Nm pada 4.400 rpm. Dikombinasikan dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Dilengkapi dengan paddle shift di belakang setir. Teknologi SHVS mengusung penggunaan ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai lithium-ion yang akan mengoptimalkan performa mesin K15C Dual Jet.