Kamis, 16 Maret 2023, pukul 23.00 WIB

Bintang Timnas Vietnam Nguyen Quang Hai telah resmi bergabung dengan Pau FC. (FOTO: Twitter @PauFootballClub)

PYRENA ATLANTIK – Bintang Vietnam Nguyen Quang Hai semakin mengalami nasib buruk selama karirnya di klub Prancis Pau FC. Seolah dimanfaatkan seperti sapi perah, ketua Pau FC Bernard Laporte-Fray mengakui bahwa tujuan klubnya mendatangkan Quang Hai sebenarnya adalah untuk mendatangkan keuntungan ke pundi-pundi.

Quang Hai ditandatangani oleh Pau FC pada musim panas 2022. Gelandang maut itu berangkat ke Prancis setelah gagal memperbarui kontraknya dengan klub Vietnam Hanoi FC.

Kalaupun Pau FC bermain di Liga 2 Prancis, jelas bermain di Eropa adalah impian setiap pemain. Harapan meningkat di antara publik sepak bola Vietnam.

Quang Hai, bagaimanapun, menemui nasib yang tidak menguntungkan. Dengan susah payah beradaptasi, Quang Hai tampil 15 kali dan hanya mencetak satu gol. Bench berteman dekat dengan Quang Hai selama karirnya di Negara Napoleon.

Bahkan Quang Hai diasingkan ke tim cadangan Pau FC yang bermain di kasta kelima Kejuaraan Prancis. Bahkan di tim cadangan, Quang Hai gagal mencetak gol atau memberikan assist.

Presiden Pau FC Bernard Laporte-Fray kemudian melontarkan pernyataan mengejutkan. Dikatakannya, tujuan Pau FC mendatangkan Quang Hai memang hanya untuk mendatangkan pundi-pundi uang.

“Tentu saja, kita berbicara tentang pemasaran. Kami ingin dia (Quang Hai) menjadi Lionel Messi yang sebenarnya, tetapi dia harus menghadapi lingkungan baru, berbeda dengan yang dia hadapi di Vietnam,” kata Laporte-Fray di Main Stand, dilansir Makan Bola, Kamis (16/ 3)./2023).

Lebih lanjut, Laporte-Fray mengatakan bahwa dia jengkel dengan sifat tertutup Quang Hai. Sifat ini dikenal sebagai faktor yang membuat Quang Hai kesulitan beradaptasi dengan rekan setimnya.

Tak berhenti sampai di situ, kemampuan Quang Hai dalam mempelajari bahasa asing juga disebut sangat buruk. Laporte-Fray mengatakan bahwa Quang Hai tidak pernah berhasil menguasai bahasa Prancis, meskipun dia mengambil kursus.

“Tidak mudah baginya untuk beradaptasi, dia juga suka menyendiri dan tidak bisa berbahasa Prancis, meski mengambil kursus,” kata Laporte-Fray.

“Kami ingin dia naik ke tim utama, tetapi pada saat yang sama dia harus menunjukkan kualitasnya.”

Penerbit : Furqon Al Fauzi

Ikuti berita Sportsstars di berita Google