
MerahPutih.com – Kepolisian Surakarta, Jawa Tengah, mengerahkan 1.200 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan konser Deep Purple di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (3/10).
Kapolres Surakarta Kombes Pol Ivan Saktiadi mengatakan, sebelum pelaksanaan konser Deep Purple, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk tujuan keamanan, 200 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan.
Baca juga:
Nikmati menonton acara musik dengan pakaian keren
“Kami dari Polres Surakarta, karena area konser adalah wilayah kota Surakarta dan di sebelah jalan utama adalah area Karanganyar dan belakang UMS adalah area Sukoharjo, kami tetap berkomitmen untuk mengamankan konser tersebut,” ujarnya Iwan, Sabtu (4/ 3).
Ia mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi pengamanan lintas batas dengan Polres Sukoharjo dan Polres Karanganyar. Konsep keamanannya sama dengan pertunjukan Dewa 19 yang akan digelar pada 26 November 2022.
Artinya kita koordinasikan dengan standar yang kita sampaikan ke panitia dan panitia juga menjelaskan kepada kita tentang jumlah penonton, ujarnya.
Baca juga:
Konser Blackpink menyebabkan pertandingan Persija Vs Persib gagal di GBK
Polres Surakarta, kata dia, juga memberikan saran dan masukan kepada panitia terkait konser Deep Purple. Untuk mengamankan konser Deep Purple nanti, pihaknya akan menerjunkan 450 personel Polres Surakarta, serta rekan-rekan dari TNI, Brimob, Dishub, Satpol PP dan sebagainya.
“Total personel pengamanan konser Deep Purple mencapai 1.200 orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kantong parkir juga disiapkan. Dia meyakinkan bahwa dia akan memastikan keamanan selama konser.
“Kami mengantisipasi adanya potensi gangguan atau potensi ancaman yang akan kami deteksi mulai saat ini agar konser berjalan dengan aman dan lancar”, tutupnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Manggung akbar Raisa di GBK dijaga seribu lebih polisi





