Indeks
Mobil  

Mengenal Piston Mobil, Komponen dan Fungsinya

JAKARTA – Bagi yang paham otomotif pasti sudah tidak asing lagi dengan piston mobil. Komponen ini wajib ada pada mobil, dengan bentuk silinder, piston berfungsi membuat mobil bergerak.

Menurut situs resmi Suzuki Indonesia, piston adalah komponen otomotif yang terletak di blok silinder. Fungsi utama piston adalah untuk menerima tekanan pembakaran, serta meneruskannya ke poros engkol batang penghubung. Selain itu, piston juga berperan dalam proses pembakaran untuk menghasilkan tenaga bagi mesin.

Komponen piston dan fungsinya

Untuk lebih memahami piston, Anda perlu mengetahui komponen dan fungsinya. Berikut ulasannya.

Piston Mobil (olx.co.id)

1. Cincin piston

Komponen ini berupa gelang melingkar, di dalamnya terdapat celah yang berguna untuk kelenturan jarak. Bagian ini terletak di sisi dinding dan dipasang di alur cincin.

Ring piston terbuat dari baja berkualitas tinggi yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu atas, tengah dan bawah. Untuk bagian atas disebut kompresi satu, bagian tengah disebut kompresi dua dan yang terakhir disebut oli ring.

Ring piston berfungsi untuk mencegah kebocoran saat kompresi. Komponen ini juga berguna untuk mencegah oli dan silinder masuk ke ruang bakar serta mengatur perpindahan panas dari dinding silinder.

Saat memasang komponen ini, disarankan untuk memberi jarak 120 derajat di antara mesin cuci untuk mencegah kebocoran kompresi.

2. Minyak Cincin

Komponen ini memiliki 2 jenis pegas, segmented dan integral. Oli ring berfungsi untuk mencegah oli masuk ke ruang bakar dan membersihkan oli yang ada di dinding silinder saat piston bergerak.

Lebih lanjut, komponen ini juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekaligus pelumas antara piston dan liner. Cara kerja ring piston adalah menyalurkan panas dari piston ke dinding silinder sehingga mesin bekerja lebih lancar.

3. Cincin kompresi

Setiap mesin mobil biasanya memiliki 2 ring kompresi yang terletak di bagian atas dan tengah piston. Cincin kompresi berfungsi untuk mendukung proses kompresi antara udara dan bahan bakar saat kompresi terjadi. Hal ini untuk mencegah kebocoran pada bagian bawah atau blok mesin.

Cincin kompresi yang terletak di tengah piston berfungsi sebagai pelumas. Selanjutnya kombinasi ring kompresi atas dan tengah akan menghasilkan daya ledak yang tinggi jika proses pembakaran di dalam mesin berlangsung cepat.

4. Pembukaan piston

Saat proses pembakaran berlangsung, piston mengeluarkan panas karena bekerja sangat cepat. Ini akan menyebabkan pemuaian, yang menyebabkan diameter piston bertambah. Jadi biasanya ada gap call piston mati antara piston dan dinding silinder.

Jarak bebas ini berukuran 0,02-0,12 mm, yang berfungsi untuk mengkondisikan diameter atas lebih kecil dari diameter bawah. Sehingga mesin tidak mudah panas, dan pemuaian bisa diminimalkan.

5. Pena piston

Pin piston terbuat dari baja berkualitas tinggi, sehingga memiliki ketahanan yang baik terhadap benda berat dan besar. Komponen ini juga dikenal sebagai pin piston batang penghubung yang membuat piston terhubung ke ujung komponen yang lebih kecil.

Di dalam pin piston terdapat lubang untuk mengurangi terjadinya beban yang berlebihan. Jenis sambungan pin piston menggunakan 4 jenis yaitu tipe kacau, tekan pas, diperbaikiDAN sepenuhnya mengambang.

Komponen ini berfungsi sebagai pengait batang piston dan mentransfer gaya dari piston ke batang piston. Pin piston akan menyebabkan gerakan bolak-balik piston menjadi gerakan berputar di bagian poros engkol

6. Cincin tekanan

Komponen ini terletak pada pin piston, berbentuk ring tipis. Snap ring berfungsi untuk mengunci pin piston agar tidak mudah bergerak. Popping pin piston akan menyebabkan kerusakan pada dinding blok silinder.

Ada dua jenis snap ring: pertama, jika ditekan, ujungnya akan terbuka, dan kedua, jika ditekan, ujungnya akan menutup. Kedua tipe ini disebut snap ring tipe lubang (H) dan snap ring tipe poros (S). Kedua model tersebut, selain bentuknya yang berbeda, juga berbeda dalam cara kerjanya pada mesin piston.

7. Batang piston

Batang piston merupakan komponen yang paling vital karena jika tidak ada maka piston dan komponen lainnya tidak dapat berfungsi secara maksimal. Komponen ini bersifat kaku, dapat berubah dari gerak langsung menjadi gerak dorong-tarik melingkar dan berputar pada poros engkol piston.

Batang piston berfungsi sebagai jalan penghubung atau hubungan antara sumur piston dan poros engkol. Komponen ini memiliki 2 lubang yang saling berhubungan yaitu poros engkol dan lubang piston.

Cara kerja piston mobil

Piston Mobil (olx.co.id)

Setelah Anda mengetahui komponennya, Anda perlu mengetahui cara kerja piston. Piston bekerja dengan mengatur volume silinder, saat piston dalam posisi turun, volume silinder menjadi besar. Pada posisi ini, udara dihisap ke dalam ruang bakar untuk dicampur dengan bahan bakar minyak.

Jika piston dalam posisi naik, volume udara dalam akan berkurang. Pada posisi ini, piston akan berguna untuk menaikkan tekanan dan temperatur campuran fluida.

Mesin kendaraan mampu menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk membuat kendaraan tetap bergerak. Tenaga penggerak ini dihasilkan dari proses pembakaran. Proses ini memerlukan tahapan interlocking, meliputi bahan bakar, tahapan kompresi, tahapan pembakaran dan tahapan pembuangan gas buang.

Secara sederhana, ada 4 cara kerja piston yaitu; 1) menarik udara ke dalam silinder, 2) memampatkan bahan pembakaran, 3) mengubah hasil pembakaran menjadi gerakan mekanis, dan 4) mengeluarkan sisa gas pembakaran.

Cara memasang ring piston sendiri di rumah

Terakhir, untuk melengkapi pengetahuan Anda tentang piston mobil, ada baiknya Anda juga mengetahui cara memasang ring piston mobil. Ada 7 langkah yang perlu anda lakukan, semua langkah tersebut harus dilakukan secara berurutan agar ring piston dapat terpasang dengan baik dan benar.

  1. Bongkar mesin, tujuan langkah ini adalah untuk mengetahui bagian piston mana yang harus dibongkar dan diganti.
  2. Lepas ring piston, setidaknya ada 3 komponen ring piston yang harus dilepas, yaitu ring kompresi 1, ring kompresi 2 dan ring oli.
  3. Bersihkan alur pemasangan ring piston, hal ini dapat dilakukan dengan kuas atau kompresor. Pastikan lekukan sudah bersih dari kotoran dan debu sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
  4. Pasang ring piston kompresi 1, saat memasang pastikan huruf kode menghadap ke atas.
  5. Pasang ring piston kompresi 2 dengan cara yang sama seperti saat memasang kompresi 1, pastikan huruf kode juga menghadap ke atas.
  6. Pasang oil ring, pemasangan oil ring juga harus berurutan yaitu rail ring (atas), extension ring (spiral), dan rail ring (bawah).
  7. Pasangkan kembali ke silinder blok, pastikan sudah sesuai dan cocok, ya!

Itulah informasi mengenai piston yang harus Anda ketahui. Jika mobil merasa kondisi piston mobilnya memprihatinkan, ada baiknya dibawa ke bengkel terdekat. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan perawatan kendaraan secara berkala.

Bagaimanapun, perawatan mobil adalah salah satu bentuk investasi, untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang. Sehingga jika suatu saat Anda ingin menjualnya, harga mobil Anda akan tetap tinggi. Jika Anda ingin menjual mobil Anda dengan nyaman dan aman, serta mendapatkan keuntungan yang pasti, jual saja di OLX Autos.

Exit mobile version