Mobil  

Mengenal Jenis Plat Nomor pada Mobil Listrik

momobil.id – Plat nomor kendaraan berfungsi sebagai tanda pengenal atau nomor registrasi kendaraan. Berbeda dengan mobil bermotor konvensional, mobil listrik yang beredar di jalan raya menggunakan plat dengan kombinasi warna yang berbeda. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang jenis-jenis plat nomor mobil listrik.

Perbedaan plat nomor mobil listrik dan mobil biasa

Dilihat dari bentuk fisiknya, pelat nomor mesin konvensional dan pelat nomor mobil listrik memiliki kesamaan. Kedua pelat memiliki kode huruf dan angka di bagian atas dan nomor yang menunjukkan masa berlaku kendaraan di bagian bawah.

Bedanya ada di bagian bawah plat nomor. Plat nomor khusus untuk mobil listrik memiliki garis biru pada ruang masa berlaku plat nomor tersebut. Penggunaan warna biru bukan hanya sebagai hiasan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan identifikasi oleh aparat penegak hukum.

Warna biru sendiri merupakan hasil rekomendasi dari forum Korlantas. Selain itu, warna biru juga sejalan dengan program langit biru sebagai upaya mengurangi pemanasan global.

Baca juga:  Wow! Pernikahan Sultan Mahar dengan mobil derek 'Optimus Prime', sukses menimbulkan keheranan dan kecemburuan

Alasan membedakan plat nomor mobil listrik

Salah satu alasan pemerintah membeda-bedakan pelat mobil listrik adalah untuk mengajak masyarakat beralih ke mobil listrik. Pemerintah menawarkan berbagai keistimewaan, salah satunya kendaraan listrik ganjil genap gratis.

Sejauh ini, ada 26 jalan ganjil dan genap. Pemilik mobil listrik bisa melintasi area ganjil itu kapan saja. Untuk memudahkan identifikasi mobil listrik, pelat mobil listrik dibedakan dengan garis biru di bagian bawah.

Aturan terkait mobil listrik ganjil juga tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019. Perbedaan plat nomor mobil listrik juga memudahkan analisis hasil rekaman dari kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). atau denda elektronik.

Baca juga: Lihat cara mengetahui pemilik kendaraan berdasarkan plat nomornya

Jenis plat nomor mobil listrik

Sama seperti plat nomor biasa, plat nomor elektrik juga terbagi menjadi beberapa jenis. Jenis plat nomor mobil listrik antara lain,

1. Plat Hitam dengan Garis Biru

Plat nomor mobil listrik jenis ini paling banyak dijumpai di jalanan. Warna dasar hitam TNBK dengan garis biru diperuntukkan bagi pemilik kendaraan listrik pribadi.

Baca juga:  10 Potret 'Mobil Naik Mobil' Ini Nyeleneh Banget, Entah Apa yang Sedang Terjadi

2. Plat Putih dengan Garis Biru

Pelat jenis ini dengan dasar putih dan garis biru digunakan untuk pengujian kendaraan listrik. Biasanya juga dilengkapi dengan Surat Tanda Uji Kendaraan atau STCK.

3. Plat Hijau dengan Garis Biru

Jenis plat nomor mobil listrik selanjutnya adalah TNBK dengan warna dasar hijau dan garis biru di bagian bawah. Perpaduan warna ini ditujukan untuk kendaraan yang hanya bisa beredar di zona bebas, misalnya Batam.

Kendaraan listrik dengan pelat hijau dan garis biru dibebaskan dari pajak impor. Sayangnya, mobil hanya bisa digunakan di satu wilayah dan tidak bisa digunakan di wilayah lain di Indonesia.

4. Plat Kuning dengan Garis Biru

Jenis plat dengan dasar kuning dan garis biru ini ditujukan untuk angkutan umum dengan motor listrik. Angkutan umum berupa taksi, angkutan umum atau sarana angkutan umum lainnya.

5. Plat Merah dengan Garis Biru

Jenis plat nomor mobil listrik dengan warna dasar merah dan garis biru ini diperuntukkan bagi kendaraan dinas pemerintah.

Baca juga:  Daya Adicipta Motora Sebarkan Virus Safety Riding Pada Komunitas HPCI

6. Piring dengan Garis Biru di Bagian Samping

Garis biru pada pelat nomor mobil listrik tidak hanya di bagian bawah. Beberapa pelat nomor mobil listrik memiliki garis biru di sampingnya. Ini adalah salah satu hak istimewa untuk opsi pendaftaran.

Pemilik kendaraan listrik pribadi bisa memilih kombinasi angka di pelatnya. Mencopet plat nomor bukanlah sesuatu yang ilegal dan melawan hukum. Hanya saja, pemilik mobil harus mengeluarkan biaya lebih agar kombinasi angkanya sesuai dengan yang diinginkan.