Indeks
Mobil  

Kenali Efek Buruk Memanaskan Mesin Mobil dalam Garasi

momobil.id – Pemanasan mesin mobil sudah menjadi kebiasaan pemilik mobil sebelum berkendara. Beberapa orang sering menghangatkan mobilnya di garasi dengan pintu tertutup. Tindakan ini tentu cukup berbahaya. Berikut ulasannya!

fungsi pemanasan mesin

Melakukan pemanasan mobil secara rutin sangat berpengaruh terhadap keawetan mesin dan komponennya. Berikut adalah fungsi pemanasan mesin mobil secara rutin.

  • Menjaga agar oli tetap bersirkulasi di dalam kendaraan sehingga melumasi seluruh bagian mesin mobil dengan baik.
  • Pemanasan mesin dapat menambah suplai energi listrik ke aki sehingga kondisinya tetap terjaga.
  • Pemanasan mesin dapat mencegah mobil mengalami kemungkinan kebocoran kompresi.

Efek buruk memanaskan mesin mobil di garasi

Memanaskan mesin saat kendaraan berada di garasi berdampak buruk. Knalpot mobil mengeluarkan gas buang berupa karbon monoksida (CO) yang berbahaya bagi kesehatan. Asap knalpot yang tersisa akan terhirup oleh tubuh dan dapat menimbulkan gejala tidak nyaman.

Beberapa gejala yang muncul saat menghirup gas karbon monoksida antara lain sakit kepala, lemas, pusing, mual dan penglihatan kabur. Jika tubuh terus menghirup gas karbon monoksida, gejala yang lebih parah akan muncul, seperti sesak napas, denyut nadi cepat, nyeri dada, dan pingsan.

Itu karena karbon monoksida menggantikan peran oksigen yang seharusnya dihirup oleh paru-paru. Karbon monoksida memiliki kemampuan mengikat darah hingga 200-250 kali lebih banyak dari oksigen. Saat terikat dengan darah, tubuh kehilangan oksigen dan organ tubuh bisa rusak.

Baca juga: Kenali bahaya pemanasan mesin mobil diesel terlalu lama

Tips memanaskan mesin mobil

Untuk menghindari efek berbahaya, pemilik mobil harus memperhatikan di mana dan bagaimana cara memanaskan mesin mobil dengan benar. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

1. Membuka Pintu Garasi Saat Pemanasan Mesin

Saat ingin menghangatkan mesin mobil, disarankan untuk membuka pintu garasi atau menghangatkan mobil di luar garasi. Pastikan posisi knalpot mobil mengarah ke udara terbuka, agar gas buang tidak bercampur dengan udara di dalam rumah.

2. Panaskan mesin tanpa menginjak pedal gas

Panaskan mesin hanya dengan menyalakannya. Hindari memanaskan mesin mobil sambil menekan pedal gas, karena dapat menyebabkan lebih banyak sisa bahan bakar yang keluar dari knalpot kendaraan.

3. Panaskan mobil selama beberapa menit

Pemanasan mesin mobil tidak butuh waktu lama. Cukup menghangatkan mesin mobil selama 10-15 menit. Hal ini dilakukan agar oli cukup untuk melumasi komponen mesin agar tidak mengering.

4. Perhatikan posisi rem tangan dan transmisi

Saat mobil melakukan pemanasan, pemilik perlu mewaspadai posisi rem tangan dan transmisi. Pastikan transmisi dalam keadaan netral dan rem parkir aktif.

Exit mobile version