Apa itu Poin datar? Ini adalah kondisi di mana tapak ban mobil rusak atau aus akibat tekanan terus menerus pada bagian ban yang sama.
JAKARTA – Pemilik kendaraan roda empat yang aktivitasnya banyak di luar kota dan sering meninggalkan mobilnya terparkir di garasi dalam waktu lama, waspadai hal ini.
Mobil yang cenderung diam dalam waktu lama sebaiknya dilakukan pengecekan lebih teliti saat ingin digunakan kembali.
Bagian yang perlu diperhatikan di sini adalah kaki-kaki kendaraan, seperti ban, cakram, dan kampas rem.
Karena mobil yang jarang dipakai menganggap kondisi ban, cakram dan kampas rem masih bagus.
Ini adalah pola pikir yang salah. Cakram lebih mudah berkarat pada kendaraan yang sudah lama tidak digunakan, sedangkan kampas rem ban belakang menjadi lengket karena terlalu lama dalam posisi mencengkeram.
Karat dapat mengeluarkan suara melengking saat melakukan pengereman, dan bantalan rem yang lengket memperlambat kendaraan.
Meski efeknya pada ban kemungkinan besar akan terjadi tempat datar.
Apa itu Poin datar? Ini adalah kondisi di mana tapak ban rusak atau aus akibat tekanan terus menerus pada ban yang sama.
Kondisi ban yang dingin akibat cuaca dan kondisi ruang penyimpanan yang basah juga menyebabkan tekanan udara di dalam ban semakin cepat berkurang.

“Secara fisik ban sedang mengalami tempat datar sulit diketahui karena bagian yang berpengalaman tempat datar terletak di kontak langsung dengan permukaan. Saat berkendara, Anda bisa merasakan getarannya, penanganan tidak nyaman, bahkan terdengar bunyi gedebuk,” jelas Apriyanto Yuwono, Passenger Car Radial (PCR) National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, ada dua jenis tempat datar, yaitu permanen dan temporer. Penting untuk mengenali jenisnya tempat datar itu terjadi seperti ini kita bisa mencari cara untuk mengatasinya.
Jika yang terjadi adalah tempat datar permanen, jadi yang harus Anda lakukan hanyalah mengganti ban mobil Anda.
Sedangkan jika yang terjadi adalah tempat datar sementara ini bisa hilang saat kita berkendara dan ban menjadi lebih hangat.
5 cara pencegahan jahitan datar pada ban mobil
Berikut 5 tips pencegahannya tempat datar pada ban kendaraan dari Hankook Tire
Jika kendaraan tidak digunakan dalam waktu lama, dengan penggunaan peredam kejut, ban akan tetap seperti semula, tidak membebani satu titik penyangga saja. Ini dapat mencegah hal ini terjadi. tempat datar kapanpun. Namun, hindari sinar matahari langsung pada ban. Karena sinar UV dapat merusak dan mengeringkan ban.
- Lakukan pemanasan kendaraan secara berkala
Pemanasan kendaraan baik untuk fungsi mesin yang baik dan untuk kesehatan ban, gunakan kendaraan selama 5 sampai 7 menit di rumah. Hal ini untuk menjaga kestabilan suhu ban agar struktur ban tidak berubah.
- Meningkatkan tekanan udara di dalam ban
Sebelum meninggalkan kendaraan, coba naikkan tekanan menjadi ±3 psi, atau pastikan Anda tidak melebihi batas maksimum yang direkomendasikan pabrikan. Hal ini dimaksudkan saat Anda ingin menggunakan kendaraan setelah lama tidak beraktivitas dengan resiko yang lebih kecil.
- Periksa tekanan angin secara berkala
Tekanan yang stabil dapat mengurangi damage yang fatal. Jika tekanan udara di dalam ban berada di bawah batas normal, Anda bisa langsung memompa tekanan udara tersebut.
- Periksa keausan ban pada simbol TWI (indikator keausan lantai)
Berkurangnya tekanan ban dapat mempercepat keausan ban. Sebab, beban yang diterima tapak ban akan semakin tinggi, sehingga terjadi defleksi ban. Pengecekan ini bisa dilakukan minimal seminggu sekali tempat datar dan kampas rem yang lengket akan mengganggu performa kendaraan anda, jika dibiarkan terlalu lama kondisi tersebut dapat menimbulkan bahaya yang berbahaya. Oleh karena itu, Hankook Tire siap memberikan layanan konsultasi perawatan ban di setiap jaringan distribusi kami,” tutup Apriyanto.
Bagi yang ingin membeli mobil bekas juga perlu mengetahui kondisi ban pada mobil yang dicarinya. tempat datar atau tidak.






