Masalah baru kini terungkap pada snipping tool di Windows 10 dan 11, dimana berdasarkan informasi yang dirilis peneliti reverse engineering David Buchanan di akun Twitternya, ternyata gambar yang dihapus di snipping tool masih tersimpan.
Dalam pengujiannya, Buchanan mengambil tangkapan layar dengan Snipping Tool yang menjadi standar dengan Windows 11, lalu menyimpan tangkapan layar untuk kemudian memotong/memotong gambar dan menyimpan lagi (menimpa), dan hal yang mengejutkan terungkap, di mana data menjadi ” dipangkas” tidak dihapus.
Bisa dibilang, memiliki cacat ini berarti memungkinkan untuk memulihkan data dari bagian gambar yang dipotong dengan cara yang sama. Buchanan menyatakan: “Skrip eksploit yang sama berfungsi dengan beberapa perubahan (format piksel adalah RGBA, bukan RGB).Dia menambahkan dalam tweet selanjutnya bahwa masalah yang sama ditemukan dengan Snip dan Sketch hadir di Windows 10, tetapi tampaknya cacat ini tidak ada di alat Snipping bawaan Windows 10.
Jadi, tentu saja celah ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, meski sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Microsoft mengenai detail yang diungkap oleh David Buchanan.
Untuk detailnya, Anda dapat melihat tweet David Buchanan di halaman tersebut mengikuti. Bagaimana menurutmu? komen di bawah guys.





