Francesco Bagnaia Akui Lebih Senang Gunakan Motor MotoGP Tanpa Sayap
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) membalap di sirkuit Assen TT pada balapan MotoGP Belanda 2023 (Foto: Reuters/Piroschka van de Wouw)
TURIN – Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengaku lebih suka mengendarai motor MotoGP tanpa komponen aerodinamis seperti sayap. Sebab, menurutnya, kuda besi akan lebih mudah ditunggangi jika tidak bersayap.
Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir teknologi aerodinamis terus berkembang di dunia MotoGP. Menambahkan sayap dengan berbagai bentuk dan ukuran di bagian depan dan belakang sepeda disebut mampu meningkatkan kecepatan pengendara sepeda.
Ducati merupakan salah satu tim yang cenderung berinovasi pada aerodinamika sepeda motornya. Hasilnya terlihat, mereka kini mendominasi MotoGP dan sukses mengantarkan Pecco -julukan Bagnaia- menjuarai MotoGP 2022, yang merupakan gelar kategori mayor pertama tim kerja Italia sejak 2007.
Meski begitu, Bagnaia mengungkapkan bahwa dia lebih suka mengendarai Desmosedici GP tanpa sayap. Pasalnya, bintang berusia 26 tahun itu menganggap hal tersebut justru akan membuat kuda besinya lebih mudah ditunggangi.
“Pada tes MotoGP pertama saya di Qatar, saya meminta untuk menguji motor tanpa sayap. Saya suka karena memudahkan berkendara,” kata Bagnaia dikutip dari Speedweek, Kamis (7/6/2023).
“Sekarang Anda harus mendorong motor hingga batasnya untuk mendapatkan yang terbaik darinya. Sebelumnya, pilot yang mengendalikan mesin”, tambahnya.
