
JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pembelaan untuk beberapa pemain Timnas Indonesia yang dirundung usai memutuskan ikut Pendidikan Kepolisian. Menurutnya, itu merupakan hak mereka untuk meraih impian lain di luar sepakbola sehingga perlu diberi kesempatan.
Untuk diketahui, setidaknya ada sembilan penggawa Timnas Indonesia yang masuk untuk mendaftar sebagai calon anggota Kepolisian Republik Indonesia. Mereka adalah Muhammad Ferrari (Persija), Kakang Rudianto (Persib), Rabbani Tasnim Siddiq (RANS Nusantara FC), Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC), Ginanjar Wahyu (Arema FC), Frenky Missa (Persikabo 1973), Ananda Raehan (PSM Makassar), Dimas Juliano Pamungkas (Bhayangkara FC) dan Muhammad Faiz Maulana (Bhayangkara FC).
Para pemain tersebut bakal menjalani Pendidikan Kepolisian selama lima bulan ke depan. Erick menyebut keinginan mereka untuk menjadi polisi berawal dari pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Hal itu merupakan tawaran dari negara sebagai apresiasi di luar bonus uang setelah mereka sukses memboyong medali emas di SEA Games 2023 lalu.
Sayangnya, keputusan sembilan pemain tersebut untuk mengikuti Pendidikan Kepolisian mendapat respon negatif dari para pecinta sepakbola Tanah Air. Mereka merundung para pemain karena khawatir hal tersebut bakal menghambat perkembangan mereka untuk menjadi pesepakbola hebat.
Menanggapi perundungan itu, Erick pun memberikan pembelaan. Menurutnya, para pemain tersebut pantas untuk diberi kesempatan lebih dulu untuk menjalani Pendidikan Kepolisian.
“Kita punya media sosial dimanfaatkan sebagai check and balance, begitu juga dengan media. Media harus amanah dan memberikan solusi. Kembali, pemain-pemain ini ingin memiliki masa depan. Dengan pengorbanan mereka yang ingin membawa hal-hal yang positif kepada sepakbola Indonesia, kita harus memberi kesempatan,” kata Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/7/2023).
“Di Korea Selatan juga ada namanya wajib militer, tapi tentunya kebijakannya berbeda. Kita beri kesempatan dulu kepada mereka,” tambahnya.





