Berita Liga Champions: Legenda Liverpool Didi Hamann mengomentari tersingkirnya Borussia Dortmund atas Chelsea di babak 16 besar Liga Champions Eropa setelah tertinggal agregat 2-1 setelah The Blues menerima penalti kontroversial di leg kedua.
Penalti datang saat umpan silang Ben Chilwell membentur tangan Marius Wolf. Awalnya wasit tidak langsung menunjukkan titik putih atas pelanggaran tersebut, bahkan ia mengabaikan protes para pemain The Blues atas pelanggaran tersebut. Namun, dia menerima telepon dari pejabat VAR untuk memverifikasi tayangan ulang sebelum membuat keputusan akhir. Benar saja, ia kemudian memutuskan untuk mencetak gol penalti bagi tuan rumah karena Marius Wolf melakukan pelanggaran handball.
Namun, Kai Havertz sebagai penendang penalti tidak menjalankan tugasnya dengan baik karena sepakannya membentur mistar gawang. Menariknya, setelah bola rebound dilempar pemain Borussia Dortmund ke luar lapangan, wasit memutuskan memberikan hukuman baru kepada Chelsea, karena berdasarkan rekaman VAR ada pemain Die Borussian yang masuk ke area penalti sebelum tendangan dilakukan. dieksekusi. .
Pada tendangan penalti kedua, Kai Havertz melakukan tugasnya dengan baik dan membuat The Blues unggul 2-0 setelah Raheem Sterling mencetak gol di menit ke-43.
“Terkait tersingkirnya Dortmund dari Liga Champions, saya harus mengatakan dengan jelas bahwa mereka ditipu oleh wasit,” kata Didi Hamann dikutip laman Metro.
“Hukuman tidak boleh diambil dan VAR tidak boleh mengganggu keputusan wasit karena jaraknya hanya lima meter dari lapangan. VAR tidak boleh mengarahkan wasit ke layar monitor dan dia tidak boleh mengubah keputusannya. Itu bukan penalti , dan VAR tidak boleh memerintahkan wasit untuk mengulangi penalti tersebut,” lanjutnya.
Tag artikel: Borussia Dortmund, Chelsea
Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/bola/disingkirkan-chelsea-hamann-borussia-dortmund-ditipu-wasit
