Selasa, 7 Maret 2023, 16:15 WIB

JAKARTA – Isu pembatasan pemain naturalisasi saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di Indonesia. Peraturan ini dikabarkan lahir pada sebuah lokakarya yang diadakan di Surabaya akhir pekan lalu.

Wacana ini tentu saja menjadi pusat perhatian banyak pihak guna menuai pro dan kontra. Salah satu pemain naturalisasi yang angkat bicara soal masalah ini adalah pemain Madura United Alberto Gonçalves.

Menurutnya, wacana ini mendiskriminasi pemain naturalisasi. Bahkan Beto cukup geram dengan ucapan tersebut, karena KTP-nya bertuliskan Warga Negara Indonesia (WNI) dan bukan naturalisasi.

“Menurut saya itu tidak baik, karena menurut saya mereka menghormati kami. Kami sudah lama dalam proses kewarganegaraan Indonesia dan memiliki masalah ini sangat tidak nyaman,” kata Beto saat dihubungi sportsstars.idSelasa (7/3/2023).

“Saya sudah 17 tahun jauh dari keluarga asal saya di negara sebelumnya karena Indonesia. Untuk saat ini, mereka tiba-tiba mengira kami bukan WNI, tapi naturalisasi. Di KTP ini tidak ada naturalisasi, tapi WNI, titik. ” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden PSSI Erick Thohir memang sempat membeberkan pidato soal pemain asing untuk Liga 1 dan Liga 2 musim depan. Untuk Liga 1 rencananya akan menerapkan regulasi 5+1 (5 non-ASEAN dan 1 ASEAN), sedangkan Liga 2 adalah 1+1 (1 asing dan 1 Asia Tenggara.

Ikuti berita Sportsstars di berita Google