PANGANDARAN — Kabupaten Pangandaran bersiap menjadi pusat perhatian pencinta olahraga bersepeda nasional. Daerah pesisir di Jawa Barat ini resmi terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2026 untuk nomor Road (jalan raya) dan Mountain Bike (MTB).

​Kepastian ini diperoleh setelah Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menerima audiensi pengurus pusat hingga daerah Indonesian Cycling Federation (ICF) atau PB ISSI di Pendopo Bupati, Selasa, 7 April 2026.

Dua Seri di Musim Panas

​Ajang bergengsi ini rencananya bakal digelar dalam dua gelombang. Seri pertama untuk kategori Road akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026. Sementara itu, penggemar tantangan medan berat bisa menyaksikan seri MTB pada 16–19 Juli 2026.

​Ketua ISSI Jawa Barat, Iman Firmansyah, menyebut penunjukan Pangandaran bukan tanpa alasan. Selain memiliki infrastruktur jalan yang menantang untuk road bike, kontur alam Pangandaran dinilai ideal bagi lintasan MTB.

​”Kami berharap ajang ini memicu minat masyarakat terhadap olahraga sepeda. Apalagi Pangandaran punya banyak atlet potensial yang luar biasa,” kata Iman.

Efek Domino bagi Ekonomi

​Bupati Citra Pitriyami menegaskan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh. Baginya, Kejurnas bukan sekadar urusan podium dan medali, melainkan instrumen strategis untuk mendongkrak sektor sport tourism (wisata olahraga).

​Citra memproyeksikan kehadiran ratusan atlet, ofisial, hingga penonton dari berbagai daerah akan memberikan dampak langsung pada keterisian hotel dan geliat UMKM lokal.

​”Pemerintah daerah sangat mendukung. Apa yang bisa kami bantu, akan kami upayakan maksimal,” ujar Citra.

​Selain urusan ekonomi, Citra memandang ajang ini sebagai panggung bagi atlet lokal untuk unjuk gigi di level nasional. “Ini momentum untuk memperkenalkan potensi atlet kita sekaligus mempromosikan destinasi wisata Pangandaran ke kancah nasional,” tambahnya.

​Pemerintah Kabupaten Pangandaran kini tengah mematangkan koordinasi teknis terkait rute dan pengamanan jalur guna memastikan kompetisi berjalan mulus di tengah tingginya kunjungan wisatawan saat musim libur tengah tahun.