JAKARTA – Eng Hian sebenarnya mengakui Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi sudah mulai meningkat performanya saat tampil di Australia Open 2023. Tapi pelatih ganda putri Indonesia itu juga menyebut masih butuh waktu buat memoles Febriana/Amalia.
Ana/Tiwi -sapaan Febriana Dwipuji/Amalia Cahaya- hanya mencapai babak 16 besar saja di ajang Australia Open 2023. Mereka tumbang di tangan pasangan Jepang, Rena Miyaura/Ayako Sakuramoto, dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 11-21.
Hasil tersebut menjadi yang terburuk dari tiga turnamen terakhir yang diikuti pasangan ranking 18 dunia itu. Sebelumnya, mereka sukses menjadi runner up Taipei Open 2023 dan melangkah hingga perempat final Japan Open 2023.
Kendati demikian Eng Hian menemukan sisi positif dari performa duet Pelatnas PBSI itu di Australia Open 2023. Menurutnya, mereka menunjukkan peningkatan dari segi permainan meski hasil di turnamen Super 500 itu belum memuaskan.
“Sementara untuk Ana/Tiwi, meskipun belum mampu melangkah lebih jauh, saya nilai ada hal yang positif. Performanya sudah meningkat, kendati hasilnya memang belum sesuai harapan,” kata Eng Hian dikutip dari rilis PBSI, Senin (7/8/2023).
Eng Hian pun menyebut bahwa Ana/Tiwi memang masih butuh dipoles lagi untuk menambal kekurangan-kekurangan yang mereka miliki. Dia yakin hal tersebut tak dapat dilakukan dengan instant karena butuh waktu untuk mengangkat performa mereka.
Follow Berita Okezone di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.






