JAKARTA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) menanggapi permintaan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait kuota pemain asing di Liga 2. Direktur Utama (Direktur) LIB, Ferry Paulus, mengatakan pihaknya akan tetap menerapkan dua kuota pemain asing untuk Liga 2 2023-2024.
Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan antar klub. Ferry mengatakan, dalam pertemuan LIB dengan klub-klub Liga 2, mereka sudah mencapai kesepakatan.
Ia menyebut hanya dua klub yang tidak menginginkan pemain asing dari 28 tim yang ada. Melihat mayoritas setuju, LIB melanjutkan aturan tersebut.

“Masalahnya urusan APPI. APPI hari ini sebenarnya kami belum mengadu ke APPI. Tapi kami sudah membuka komunikasi dengan pemain asing lainnya, masih keberatan atau tidak?” ujar Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
“Pada pertemuan sebelumnya sudah disepakati. Mereka hanya menanyakan strata yang mana. Kami uraikan di bawah level Liga 1. Kami mencari pemainnya. Hari ini disampaikan pidato bahwa ada kemungkinan pemain asing tidak akan digunakan,” lanjutnya.
“Dari 28 klub, ada 2 klub yang tidak mau asing. Semangat membenahi liga tidak bisa dibuang. Liga dan klub tetap akan menggunakan asing. Malah ada pemain lokal yang peluangnya lebih sedikit. Saya kira ini benar dan tidak salah,” tambah Ferry.





