Alasan Honda dan Yamaha Terpuruk di MotoGP 2023

LEGENDA MotoGP, Jorge Lorenzo pun buka mulut soal situasi sulit Honda dan Yamaha dalam beberapa musim terakhir. Pebalap eks Yamaha itu menilai kedua pabrikan itu tidak memiliki pebalap yang mumpuni untuk mengembangkan motornya.

Tak bisa dipungkiri, dalam beberapa musim terakhir perhelatan MotoGP didominasi oleh tim-tim pabrikan. Ducati bahkan menjadi tim dengan kemenangan terbanyak musim lalu dan berhasil merebut gelar juara bersama andalan mereka, Francesco Bagnaia.

“Menurut pendapat saya, baik (Honda dan Yamaha) tidak memiliki pengendara yang sangat sensitif untuk mengembangkan motor dengan cara yang benar-benar dapat dikendarai semua orang. Ini era pabrikan Eropa, bukan era pabrikan Jepang. Dan saya tidak tahu sampai kapan tren ini akan bertahan,” kata Lorenzo.

Penilaian Lorenzo mungkin ada benarnya. Terbukti, enam gelar juara terakhir yang diraih Honda di MotoGP hanya diraih oleh satu pembalap, Marc Márquez.

Setelahnya, Yamaha baru mampu bersaing dengan Quartararo yang mempersembahkan gelar juara pada 2021. Dengan demikian, semuanya menandakan bahwa kedua tim harus mendengarkan kritik Lorenzo agar bisa kembali bersaing di papan atas MotoGP.